Iklan

Waspada! Aksi Penipuan Catut Nama Kapolres Bolmong

Posted by Marchel Hormati on Senin, 05 Februari 2018


AKBP Gani Siahaan SIK
MANADO- Dalam menjalankan aksi penipuannya di Kabupaten Bolaang Mongondow, ada sejumlah oknum yang dinilai nekad dan berani mencatut nama Kapolres Bolmong untuk meraih keuntungan.
Alasannya tak lain, yaitu, meminta bantuan kepada sejumlah pengusaha dan pihak lain guna membantu sejumlah kebutuhan Kapolres dalam menjalankan tugas-tugasnya di Bolmong.
Pelaku menjalankan aksi dengan menghubungi sejumlah pengusaha di Bolmong dengan memakai nama samaran melalui handphone dan mengaku Kapolres Bolmong.
Seperti yang dialami Hanny Pontoh salah satu pengusaha asal Desa Ayong, Kabupaten Bolmong.
Dia mengaku dihubungi via handphone beberapa kali oleh seseorang yang mengatasnamakan Kapolres Bolmong dengan tujuan meminta sejumlah uang untuk keperluan tugas.
Oknum tersebut kata Hanny menggunakan nomor ponsel 081385658xxx. "Nomor ini yang digunakan dan katanya mengaku Kapolres Bolmong. Sudah banyak pengusaha-pengusaha disini (Bolmong) yang mengaku mengalami hal yang sama," urai Hanny.
Terpisah, Kapolres Bolmong, AKBP Gani Siahaan SIK yang dikonfirmasi via ponsel, Senin (05/02) kemarin membenarkan ada pihak yang telah mencatut namanya untuk meminta sejumlah bantuan kepada pihak pengusaha didaerah ini.
“Itu semua tidak betul, dan ini bentuk penipuan yang mencatut nama saya. Kalau ada yang menjadi korban, silahkan menghubungi saya,” ujar mantan Kasubdit Tipikor Polda Sulut ini yang baru menjabat Kapolres Bolmong sekitar empat bulan.
Menurutnya, sebagai pejabat baru didaerah ini, ada pihak tertentu yang berusaha memanfaatkan momen ini dengan modus meminta bantuan kepada sejumlah masyarakat didaerah ini dalam menjalankan tugas dinasnya.
“Sejak awal diamanatkannya menjadi pejabat Kapolres di Bolmong, tidak pernah sedikitnya terbesit di benak saya atau dalam bayangan saya untuk meminta-minta sumbangan dalam bentuk apapun, apalagi melalui SMS maupun telepon,”  ujarnya dengan tegas membantah hal itu.
Untuk itu, Gani menghimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak terpancing dan terpengaruh oleh SMS maupun telepon yang mengatasnamakan dirinya. Karena hal itu benar-benar bohong dan tindak merupakan pidana penipuan.
“Saya akan mengusut kasus tersebut. Saya sudah dapat beberapa nomor telepon dan nomor HP yang sering digunakan oleh pelaku,” pungkas Gani.
Hal tersebut terungkap setelah adanya keluhan dari salah satu pengusaha di Bolmong yang tertipu akan ulah oknum penipu yang mencatut nama Kapolres Bolmong, untuk meminta sejumlah uang demi kepentingan tugas. (samuel)

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »

Berita Terkait

07.30.00

0 komentar:

Posting Komentar