Iklan

Bripka Deyidi Mokoginta, Polisi Yang Dekat Dengan Mahasiswa

Posted by Marchel Hormati on Jumat, 22 Desember 2017

Deyidi Mokoginta, ST. MSi (foto : mongondow.com)

Manado — Kalau melakukan pencarian melalui mesin pencari seperti google, kita masukan kata “Polisi dan Mahasiswa”, maka yang akan muncul hampir semua berita tentang demo atau bentrokan antara Polisi dan Mahasiswa,   namun hal ini beda dengan Bripka Deyidi Mokoginta, ST. MSi. Polisi yang bertugas di Polda Sulawesi Utara, anggota Polri yang satu ini dikenal cukup dekat dengan Mahasiswa, bahkan hampir ada pada setiap kegiatan mahasiswa, nama Deyidi, mendadak muncul di medsos setelah akun Facebook bernama Elektro Hmt, mengirim postingan ke group Komunitas Cinta Polri, dimana kiriman ini berisikan ungkapan rasa bangganya terhadap sosok Polisi yang satu ini, dimana pengirim merupakan murid didiknya.

“Jarang sekali masyarakat menumakan sosok seperti BRIPKA DEYIDY MOKOGINTA ST MSI yang tidak pernah mengenal adanya lelah, selain pengabdi pada negara beliau juga berprofesi sebagai pendidik, bagi kami beliau adalah sosok kakak bahkan ayah, karna beliau tidak pernah mengharapkan imbalan ketika mendidik kami, tidak pernah ada kata lelah dalam mendidik kami, meski beliau mengenban tugas yang berat sebagai pengayom masyarakat. Banyak hal yg beliau ajarka kepada kami, agar kami bisa berguna di masyarakat dan menjadi panutan bagi banyak orang, Kami bangga menjadi murid didiknya, ada pesan yang di ucapkan beliau yang tidak akan kami lupakan pesan beliau jangan pernah ada kata menyerah, yang harus kalian lakukan adalah maju maju dan terus maju untuk menggapai suatu impian, coba kita pikirkan sejenak, ada berapa orang yg mempunyai jiwa seperti beliau yang peduli kepada orang lain tanpa rasa lelah dan mengharapkan pamrih”

Pria yang menggunakan pakaian dinas Brimob pada postingan tersebut, adalah anggota Polri yang bertugas di Biro Sarpras Polda Sulut, dimana baru sekitar dua tahun berdinas di Sarpras, sebelumnya 15 tahun berdinas di Korps Brimob Polda Sulut, selain sebagai anggota Polri. Dedy, sapaan akrabnya  juga menjadi dosen tidak tetap, pada Jurusan Teknik Elektro, Universitas Teknologi Sulawesi Utara (UTSU), salah satu perguruan tinggu swasta yang berkembang di daerah ini.
Postingan di Komunitas Cinta Polri (foto : facebook)


Lulusan DIKMABA Polri SPN Karombasan Polda Sulawesi Utara Tahun 2000 ini, cukup populer dikalangan Mahasiswa dan Dosen, karena dirinya sangat mudah bergaul dengan siapa saja di lingkungan Kampus, selain menjadi dosen, pria kelahiran Kotamobagu  ini juga dipercayakan menjadi pembina beberapa Organisasi Mahasiswa (Ormawa) pada kampus tersebut, diantaranya Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM), Badan Ekesekutuf Mahasiswa (BEM), Badan Tadzkir Mahasiswa (BTM), Himpunan Mahasiswa Teknik Elektro (HIMATEKTRO) dan KSR Palang Merah Indinesia. Kepercayaan sebagai pembina diberikan atas permintaan mahasiswa, walaupun pada kampus tersebut ada Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, namun untuk urusan mahasiswa, lebih banyak dikomunikasikan dengan pembina Ormawa yakni Sir Dedy, sebelum naik ke Wakil Rektor atau Rektor, ungkap Presiden Mahasiswa UTSU, Hardinan Sangkoy, pemilik akun Elektro Hmt di facebook. “Banyak organisasi mahasiswa di kampus kami, yang mempercayakan Sir Deyidi Mokoginta sebagai pembina, diantaranya DPM, BEM, Himatektro, Badan Tadzkir dan KSR PMI” tutur Hardi.

Lebih lanjut mahasiswa semester tujuh ini mengungkapkan kalau pembina  mereka ini (Dedy, red),  juga Ketua Umum Ikatan Alumni UTSU serta hampir setiap angkatan selalu dipercayakan oleh Pimpinan Kampus menjadi panitia Pengenalan Kehidupan Kampus Bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) atau lebih dikenal dengan ospek,  jadi kalau urusan organisasi dan kedekatan dengan Mahasiswa tidak diragukan lagi, jelasnya Hardi. Bahkan PKKMB tahun ini di kampus mereka, terang Hardy, melibatkan Polda Sulut, BNN dan Kodam Merdeka dalam memberikan materi dan deklarasi Anti Korupsi, Anti Narkoba dan Anti Radikalisme terhadap peserta kegiatan tersebut.


Deyidi Mokoginta, saat memberikan sambutan pada Muswil Forum Komunikasi Himpunan Mahasiswa Elektro Indonesia Wilayah XVI. (utsu.ac.id)

Sebagai pembina organisasi mahasiswa, Pria asal Desa Bilalang III, Kabupaten Bolaang Mongondow ini, selalu terdepan dapan memberikan semangat disetiap kegiatan Mahasiswa, seperti yang diunggah BeritaManado.Com, Selasa (09/10/2017), UTSU Manado Tuan Rumah Muswil ke-1 Himpunan Elektro Wilayah XV,  (https://beritamanado.com/utsu-manado-tuan-rumah-muswil-ke-1-himpunan-elektro-wilayah-xvi/), dalam sambutannya, Bripka Deyidi Mokoginta mendorong mahasiswa untuk selalu berkarya “Saya sebagai pembina Himpunan Mahasiswa Teknik Elekro UTSU selalu terdepan dalam memberikan semangat kepada Anda semua untuk terus berkarya, pantang menyerah dalam berkarya dan selalu menjadi yang terbaik, mahasiswa teknik elektro tidak tahu jalan mundur, elektro hanya tahu maju, maju dan terus maju”. tutur Mokoginta dalam berita tersebut.

Beliau juga beberapa kali mendampingi mahasiswa melaksanakan kegiatan sosial, diantaranya membantu warga yang terkena musibah banjir, seperti yang diberitakan IdentitasNews, Rabu (20/12/2017), BEM UTSU Bantu Warga Bersihkan Sampah Banjir. http://www.identitasnews.com/2017/12/bem-utsu-bantu-warga-bersihkan-sampah_20.html.

Data Deyidi Mokoginta di PDDIKTI tercatat sebagai dosen tidak tetap (https://forlap.ristekdikti.go.id)


Selain itu, di luar Kampus Alumni Pascasarjana Unsrat ini, beberapa kali mendapat kepercayaan menjadi nara sumber pada Bimtek Pengenalan Teknologi Informasi Bagi Kalangan Wanita, Anak-anak dan Disabilitas yang diselenggarakan oleh Kementrian Komunikasi dan Informatika melalui Balai Pengkajian dan Penerapan Komunikasi dan Informatika (BPPKI) Daerah Manado. Tak hanya sampai disitu, pria asal Bolaang Mongondow, salah satu Kabupaten yang ada di Sulawesi Utara, juga mencintai daerah kelahirannya, sebagai bukti dia mengembangkan sebuah website informasi wisata dan buadaya, daerah tersebut. Website ini dapat diakses melalui alamat www.mongondow.com, dari penjelasan pada laman web tersebut, sistem ini dibangun dari dana sendiri yakni menyisikan gaji bulanannya sebagai anggota Polri untuk biaya hosting dan domain web. Adapun web tersebut bertujuan memberikan informasi yang berguna seputar budaya dan wisata serta tokoh-tokoh Mongondow agar dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda agar tetap berkarya untuk bumi Totabuan (sebutan lain untuk Bolaang Mongondow Raya) khususnya dan Indonesia umumnya.

Mokoginta saat ditemui wartawan, tidak banyak berkomentar saat ditanya seputar kegiatan kantor dan kampus, pria yang murah senyum ini hanya menjelaskan bahwa selalu mengedepankan pekerjaanya di Polri, sedangkan aktivitas mengajar di kampus ia lakukan diluar jam dinas, jadi tidak menggangu pekerjaan di kantor “Saya sebagai anggota Polri selalu mengutamakan tugas dan tanggungjawab saya di Kantor sebagai anggota Polri, karena Polri adalah segala-galanya bagi saya. sedangkan kegiatan saya di kampus dilakukan diluar jam dinas, intinya pintar-pintar membagi waktu”. Ujar Bripka Deyidi dengan senyuman khasnya. Akhir kata, selamat bertugas, sukses selalu. (tim) 

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »

Berita Terkait

21.50.00

0 komentar:

Posting Komentar