Iklan

VAP Hadiri Rapat Paripurna, FPG Minta Dibahas ke Tahap Selanjutnya

Posted by Efraim Lengkong on Selasa, 07 November 2017

Minut, identitasnews.com - Pemandangan umum fraksi-fraksi terhadap Ranperda tentang APBD Tahun Anggaran  2018 di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Minut Selasa malam (07/11/2017) berjalan dengan panas dan penuh intrupsi.
Rapat paripurna dipimpin Ketua DPRD Berty Kapojos didampinggi Wakil Ketua Sintya Rumempe dan Denny Wowiling, selanjutnya pemaparan Pertama Fraksi PDIP yang dibawakan oleh Altje Polii,Fraksi Gerindra Nona Rimporok, Fraksi Golkar Ellyas Tooy, Fraksi Demokrad oleh Stevano Pangkerego dan Fraksi Restorasi Keadilan Indonesia dibacakan oleh Denny Sompie dan semua fraksi menerima, hanya Fraksi Partai Golkar yang tidak menerima penyampaian nota keuangan yang disampaikan oleh Bupati.
Hal ini membuat Bupati Vonny Panambunan naik darah "saya sebelum datang di Paripurna dikatakan semua Fraksi sudah menerima ternyata tidak, saya merasa ditipu" ungkap Bupati VAP.
Pernyataan Bupati VAP langsung di intrupsi oleh Anggota Fraksi PDIP, Lucky Kiolol dan mempertanyakan apa maksud dari Ibu Bupati tentang saya di tipu, kami minta untuk di klarifikasi "Kata Kiolol, kami menjalankan tugas sebagai DPRD ini di sumpah.
Bupati VAP mengatakan bahwa saya ditipu bukan untuk Fraksi PDIP malahan untuk Fraksi Golkar sementara soal usulan pembentukan pansus aset, Bupati menyambut positif. “Supaya jelas dan tak ada ada yang saling merugikan,” ungkapnya
Alasan Fraksi Golkar Minut menolak penyampaian nota keuangan yang disampaikan Bupati Vonnie Anneke Panambunan (VAP) untuk dibahas di tahap selanjutnya, dengan sejumlah catatan  diantaranya kinerja kadis PU Jossy Kawengian perlu dievaluasi karena banyak jalan di Minut berlubang dan rusak parah, Fraksi Golkar juga mempertanyakan Jumlah THL harus dirasionalisasi sesuai petunjuk BPK, optimalisasi peran baperjakat, kenaikan gaji kumtua se-Minut dengan alasan beban dan tanggungjawab makin meningkat karena mengelola dana desa, peningkatan TKD guru dan paramedis yang bertugas di pulau-pula terluar karena banyak guru dan paramedis enggan bertugas di sana,“ Berdasarkan catatan ini, FPG belum dapat menerima untuk dibahas ke tahap selanjutnya,”ungkap Tooy Ketua Fraksi PG.
Sementara itu, bupati menjelaskan soal THL, akan tetap mempertahankan THL karena siapa yang akan memberi makan, kalau mereka diberhentikan.
“Jumlah THL sebanyak 2109 orang kalau kita kurangi 1000 yang sisanya kita berhentikan siapa yang akan memberi mereka makan,”jawab Bupati.
Sementara itu Fraksi restorasi Keadilan Indonesia lewat Ketua Fraksi Denny Sompie meminta Pemkab untuk memperbaiki jalan yang ada di Desa Kema,jalan yang menuju tempat Pariwisata seperti di lingkaran likupang.
Sedangkan Soal rusun, bupati merasa heran kalau tidak setuju harus dari awal bukan sudah sampai pembahasan menolak dan dipermasalahkan seperti permaianan.
“Seharusnya kalau tak setuju dari pertama-tama dulu jangan baru sekarang. Torang ini bukan main cengek-cengek atau main kanikir dan torang bukan anak kecil ,”ungkap Bupati VAP
Sementara usulan dari beberapa Fraksi seperti Fraksi untuk perbaikan jalan rusak yang diusulkan tidak semua harus di setujui kerena anggaran tidak semuanya harus di salurkan semuanya ada tahapan yang di lakukan di harapkan bersabar"ungkqp VAP.
Bupati juga meminta agar torang samua baku - baku bae kalau ada kata salah dari saya minta maaf dan marilah kita membangun Minahasa Utara kedepan lebih baik.
Diakhir pembahasan Ranperda 2018 dengan akhirnya Fraksi Partai Golkar menerima Nota keuangan yang disampaikan oleh Bupati Vonny Panambunan dan akan di bahas ketahap berikutnya.

Hadir dalam Pembahasan Ranperda Sekertaris Daerah Ir Jimmy Kuhu,Unsur Forkopimda Minut, Pimpinan Anggota DPRD Minut, Seluruh Asisten Kepala SKPD, Camat, LSM dan Ormas. (Hey)

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »

Berita Terkait

22.00.00

0 komentar:

Posting Komentar