Iklan

Syukur Membungkus Kepentingan

Posted by Efraim Lengkong on Rabu, 11 Oktober 2017


Catatan: efraim lengkong 

Euforia pengucapan syukur di Provinsi Sulut semakin tak terbendung saling pamer kekayaan dan kekuatan antar wilayah kabupaten/kota semakin ditampilkan.
Dengan menggunakan alasan syukur atas berkat tuhan dan dikawinkan dengan promosi budaya/pariwisata maka lahirlah pengucapan syukur yang menelan miliaran rupiah.
Sebut saja pengucapan syukur seanteru Kota Bitung yang baru saja digelar, berapa saja kerugian yang diderita oleh masyarakat kota bitung?  Belum termasuk kerugian masyarakat sulut yang datang kekota bitung dengan susah payah akibat kemacetan, berapa saja bahan bakar yang terpakai disaat itu? Dan kira-kira apa keuntungan yang didapat oleh masyarakat kota bitung lewat pengucapan syukur yang dikaitkan dengan Festival pulau lembeh.
Hal ini perlu ada pengkajian dan survei dari pemerintah untung ruginya jangan sampai menambah beban rakyat, perlu diingatkan index pendapatan perkapita Bitung berada pada level terendah dibandingkan dengan kota/kabupaten lainnya jangan sampai pengucapan syukur yang didalamnya festival lembeh hanya menjadi alat popularitas dan kepentingan pejabat tanpa adanya keuntungan yang diperoleh dengan digelarnya pesta mewah yang menghabiskan miliaran rupiah.(*)

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »

Berita Terkait

20.39.00

0 komentar:

Posting Komentar