Iklan

OD-SK Satu Tahun Pimpin Sulut, Angka Kemiskinan Menurun

Posted by Efraim Lengkong on Selasa, 10 Oktober 2017

MANADO - Satu tahun lebih, Gubernur Olly Dondokambey (OD) dan Wakil Gubernur Steven Kandouw (SK) memimpin daerah nyiur melambai pasca dilantik Presiden Joko Widodo pada 12 Februari 2016 lalu.
Program prioritas utama pasangan yang diusung PDI Perjuangan ini adalah menekan angka kemiskinan.
Tahun 2016 lalu, kisaran angka kemiskinan mencapai 8,2 persen.
Data BPS Sulawesi Utara menunjukkan jumlah penduduk miskin di Sulut pada Maret 2017 sekitar 198,88 ribu jiwa yang turun sekitar 1,4 ribu jiwa dibandingkan dengan penduduk miskin pada september 2016 yang berjumlah 200,35 ribu jiwa.
Angka Real tersebut dampak positif dari berbagai program kegiatan yang dipacu lewat perangkat daerah dalam mewujudkan visi dan misi Gubernur dan Wagub yakni Operasi Daerah Selesaikan Kemiskinan (ODSK).
“Persentase penduduk miskin pada bulan Maret 2017 sebesar 8,1 persen. Turun 0,1persen dibanding semester sebelumnya (September 2016) yang sebesar 8,2 persen jiwa," ungkap Kepala Badan Perencanaan Pembangunan (Bappeda) Provinsi Sulut, DR Recky Tumanduk belum lama ini.
"Masyarakat jangan hanya menganggap angka kemiskinan turun 0,1 persen itu hanya sedikit, melainkan ada sekitar 1.400 jiwa yang tertolong dari kemiskinan," ungkap Tumanduk yang merupakan lulusan dari Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas) ini.
Sementara itu, Kepala Unit Pelaksana Teknis Kemiskinan Bappeda, Fany J Matheuws SP MSi menambahkan, dalam program ODSK, strategi penanggulangan kemiskinan dilakukan diprovinsi Sulut melalui tiga pendekatan/kriteria yaitu, Pendekatan Perkapita, Pendekatan 18 Variabel kemiskinan dan Pendekatan desil rumah tangga berdasarkan Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K).
“Dengan ini wilayah prioritas dan program yang tepat dapat ditentukan sehingga bantuan akan tepat sasaran," jelasnya.
Selaku Sekretaris Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Daerah (TKPKD) Provinsi,  Bappeda sedang melakukan validasi data BDT tahun 2015 yang diharapkan akan mengalami penurunan angka kemiskinan di Sulut.
“BDT tahun 2015 sudah dibagikan ke kabupaten dan kota, dengan validasi ini dipastikan ada penurunan angka kemiskinan, apalagi  gebrakan gubernur dan wakil gurbernur bersinergi dengan kepala daerah,” pungkas wanita asal Kota Tomohon ini. (rkr)

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »

Berita Terkait

21.33.00

0 komentar:

Posting Komentar