Iklan

Lomban Promosikan FPSL 2017 ke Kementerian Pariwisata

Posted by Efraim Lengkong on Senin, 25 September 2017

 "Lembeh itu ibarat putri cantik yang sedang tidur dan saatnya kita bangunkan dengan even FPSL ini"

Bitung- Pimpinan kota Bitung Maximiliaan J. Lomban bersama ketua Panitia Festival Pesona Selat Lembeh (FPSL) tahun 2017 Drs. Audy Pangemanan AP MSi mempromosikan sekaligus menggelar Konverensi Pers yang berkerja sama dengan Kementerian Pariwisata, di Gedung Sapta Pesona Jakarta, Kantor Kementerian Pariwisata, Senin (25/09).
Dalam Kesempatannya Lomban menjelaskan bahwa Penyelenggaran FPSL 2017 merupakan upaya mempromosikan dengan meningkatkan kunjungan wisatawan ke kota Bitung dimana kota Bitung sendiri telah di tetapkan oleh pemerintah pusat sebagai Internasional hub sea port dan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) serta menjadi kawasan industri dan perdagangan, kota Perikanan, konservasi alam serta kota pariwisata Dunia Lanjutnya Selat Lembeh memiliki potensi pariwisata kelas dunia didalamnya pesona bahari, pesona flora, pesona fauna, pesona industri, pesona budaya dan pesona sejarah yang kesemuanya gencar di promosikan di tingkat nasional dan mancanegara "Lembeh itu ibarat putri cantik yang sedang tidur dan saatnya kita bangunkan dengan even FPSL ini" tutur Lomban yang di dampingi oleh Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara (Deputi BP3N) Esthi Reko Astuty Selat Lembeh memiliki 95 titik selam dan ekowisata mangrove yang akan melengkapi destinasi wisata bahari Bunaken Manado yang sudah mendunia, sedangkan pesona flora dan fauna Bitung memiliki taman Nasional Tangkoko dimana terdapat 233 spesies burung, mamalia, reptil dan amphibi serta binatang langka lainnya, termasuk primata langka tarsius spectrum, dan macaca nigra atau yaki panta merah yang menjadi perhatian masyarakat dunia.
Deputi BP3N, Esthy Reko Astuti mengatakan FPSL 2017 memmrupakan event unggulan kota Bitung yang penyelenggaraannya dalam rangka mendukung Wonderful Indonesia dan Pesona Indonesia yang tahun ini menargetkan kunjungan 15 juta wisatawan mancanegara (wisman) dan 265 juta pergerakan wisatawan nusantara (wisnus) di tanah air Esthy Astuti juga menjelaskan, posisi kota Bitung yang strategis sebagai Internasional Hub sea Port menjadi daya tarik bagi wisatawan untuk datang ke Bitung yang tahun 2016 lalu sebanyak 13.019 wisman dan 20133 wisnus, sedangkan yang berkunjung ke sulut sebanyak 1,8 juta wisnus dan 30ribu wisman.
Penyelenggaraan FPSL 2017 akan dimeriahkan dengan berbagai kegiatan antara lain lari 10K, lomba/pentas seni budaya, photograpy competition bawah air dan landscape, festival kuliner, lomba renang selat lembeh, parade/ lombah perahu hias (sailing pass), rekor MURI menari manekin terbanyak (Kabasaranpato), parade yacht, festival tuna dan perayaan menyambut HUT kota Bitung sebagai puncak acara turut hadir Ketua DPRD kota Bitung Jeffry Supit, Wakil Walikota Bitung Ir.
Maurits Mantiri, Ketua TP-PKK Khouni Lomban-Rawung, Wakil Ketua TP-PKK Ir. Rita Mantiri-Tangkudung, Kabag Humas Protokol kota Bitung, Kepala Dinas Penididkan, Kepala Dinas Infokom, Kepala Dinas Pariwisata, kepala Dinas Perdagangan, Jajaran Kementrian Pariwisata, Ketua Forum Wartawan Pariwisata Indonesia dan seluruh Peserta Pers Konfrens yang hadir. (hms)

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »

Berita Terkait

22.31.00

0 komentar:

Posting Komentar