Iklan

Hasil Lobi Bupati Minsel, Besok KM Labobar Sandar di Pelabuhan Amurang

Posted by Efraim Lengkong on Jumat, 29 September 2017

Minsel, identitasnews- Sabtu (30/9) esok, KM Labobar sesuai jadwal akan sandar di Pelabuhan Amurang, Jln Trans Sulawesi, Kelurahan Kawangkoan Bawah Kecamatan Amurang Barat pukul 15.00 Wita. Dari pantauan identitasnews, Syahbandar Pelabuhan Amurang bersama jajarannya sudah siap menunggu kedatangan KM Labobar tersebut. Bahkan, Bupati Christiany Eugenia Paruntu, SE memastikan akan menjemput kedatangan kapal penumpang terbesar di Amurang.
Kabag Humas dan Protokol Setdakab Minsel Henri Palit, SH membenarkan hal tersebut. ‘’Ya, sesuai jadwal ibu bupati akan menjemput KM Labobar yang akan sandar di Pelabuhan Amurang. Masuknya KM Labobar di Pelabuhan Amurang adalah untuk kedua kalinya, Tahun 2016, kapal tersebut pernah singga dan menurunkan/menaikan penumpang dari Sorong, Surabaya dan Balikpapan. Maka dari itu, Pemkab Minsel juga akan menjemput kedatangan kapal penumpang terbesar di Amurang ini,’’ujar Palit.
Dikatakan Palit, kembalinya KM Labobar di Amurang (Pelabuhan Amurang, red) juga menjadi harapan Pemkab Minsel. Olehnya, melihat animo masyarakat Minsel khususnya, maka bupati Tetty Paruntu melakukan loby baik dengan Kemenhub RI di Jakarta, PT Pelni di Jakarta dan meminta agar supaya KM Labobar kembali singga di Pelabuhan Amurang.
‘’Dan hasilnya, terhitung Sabtu (30/9) esok, KM Labobar (bukan KM Doro Londa, red) sesuai jadwal akan menurunkan dan menaikan penumpang jurusan Sorong, Surabaya dan Kalimantan melalui Syahbandar Pelabuhan Amurang. Olehnya, untuk penumpang asal Minsel secara khusus tak perlu ke Kota Bitung lagi. Bahwa, KM Labobar memastikan akan berada setiap minggu di Amurang,’’jelas Palit yang mantan Camat Tompasobaru ini.
Ditempat terpisah, Karel Hendrik Lakoy, pengamat pemerintah Minsel menjelaskan, bahwa rasa syukur yang paling dalam bahwa masuknya KM Labobar adalah hasil loby bupati CEP. ‘’Diakuinya, bahwa hasil loby akhirnya membuahkan hasil gemilang demi rakyat Minsel. Namun hal ini berimbas bagi warga Bolmong Raya, Minahasa Tenggara dan sebagian Minahasa. Pasalnya, kalau dihitung biaya ke Bitung lebih besar, maka dipastikan naik atau turun melalui Amurang saja,’’kata Lakoy.
Lakoy juga menilai, bahwa kehadiran KM Labobar akan memberi banyak manfaat demi kesejahteraan warga Minsel secara khusus dan pemprov Sulut secara umum. Karena memang, ini langkah maju untuk Sulawesi Utara dan Minsel hebat dan terdepan.
‘’Bukan hanya itu, loby bupati CEP soal pelebaran Pelabuhan Amurang mendapat angin segar dari Kemenhub RI. Namun, Pemkab Minsel juga telah mempersiapkan anggaran melalui APBD dalam rangka pembebasan lahan. Kita doakan, agar tahun 2018 semuanya akan ditindaklanjuti,’’tegas Lakoy yang mantan anggota DPRD Minsel tersebut. (meyvo rumengan)

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »

Berita Terkait

19.02.00

0 komentar:

Posting Komentar