Iklan

DPP PG Pecat SVR Ketua Golkar Sulut, Tetty Paruntu Calon Tunggal

Posted by Efraim Lengkong on Senin, 04 September 2017



MANADO - Setelah hampir dua periode berkuasa di Golkar Sulut, kepemimpinan Drs Stefanus Vreeke Runtu (SVR) dalam menakodai Beringin akhirnya runtuh juga. Hal ini setelah muncul  Surat Keputusan (SK) dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP)  No 242/DPP/Golkar/VIII/2017   
tertanggal 21 Agustus tentang Penunjukan Pelaksana Tugas Ketua DPD Partai Golkar Sulut yang kini sudah beredar diinternal partai maupun di media sosial (medsos). 
Dalam surat yang ditanda tangani Ketua Umum Setya Novanto dan Sekjen Idrus Marham, eks Bupati Minahasa dua periode itu dieksekusi dan ditunjuk Hamka B Kadi sebagai pelaksana tugas. 
Dalam SK DPP, Hamka ditugaskan untuk melakukan konsolidasi secara menyeluruh di jajaran pengurus DPD Golkar Sulut dan melakukan penataan kelembagaan organisasi. Apabila dianggap perlu, Hamka dapat melakukan revitalisasi pengurus DPD Golkar Sulut.
Dalam surat tersebut tercantum alasand dari DPP untuk melakukan  pergantian. Pertama  berdasarkan mosi tidak percaya dari  2/3 (dua per tiga) DPD Kabupaten Kota se Sulut, terhadap kepemimpinan Stefanus Vreeke Runtu sebagai Ketua DPD I Partai Golkar Sulut. Isinya roda organisasi 
dibawah kepemimpinan SVR tidak berjalan dengan baik, sehingga mengakibatkan kondisi Partai Golkar Sulut dinilai makin terpuruk. Itu dibuktikan dengan kekalahan-kekalahan Golkar di setiap pemilu, baik legislatif, pilpres hingga pilkada.
Dan,kedua  adanya permintaan 10 DPD Partai Golkar Kabupaten Kota di Sulut untuk mengganti. Atas dasar itu, DPP melakukan rapat dan memutuskan memberhentikan SVR sebagai Ketua DPD I PG Sulut dan menunjuk Hamka B Kadi sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD PG Sulut.
Tugas kedua yang tak kalah penting, yakni mempersiapkan dan menyelenggarakan Musyawarah Daerah Luar Biasa Partai Golkar Sulut selambat-lambatnya tiga bulan setelah terbitnya surat keputusan tersebut.
Sementara itu SVR sendiri kepada wartawan akhir pekan lalu menyatakan sampai kini dirinya masih menjabat sebagai Ketua Golkar Sulut. 
Alasannya dirinya belum melihat surat pemecatan dari DPP. "Surat ini belum sampai ke tangan saya. Ini baru lewat berita media dan katanya sudah tersebar lewat media sosial facebook," kata SVR diplomatis. 
Meski begitu mantan Ketua Golkar Minahasa ini juga  menyatakan  apapun itu semuanya diserahkan kepada keputusan organisasi. Sebab sebagai seorang politisi itu adalah hal biasa. Karena karir bisa naik bisa turun. "Pastinya sampai sekarang saya masih Golkar. Tuhan yang mengatur. 
Namanya politikus tidak perlu dipersoalkan masalah seperti ini.  Segala sesuatu ada yang mengatur. Saya juga akan mengambil langkah-langkah," kata Wakil Ketua DPRD Sulut ini. 
Sementara itu, beredar informasi kalau lima ketua DPD II Partai Golkar yang belum memberikan dukungan kepada Tetty Paruntu tempo hari saat bertandang ke DPP untuk menyampaikan mosi tidak percaya mulai cari aman. Mereka adalah Ketua Golkar Tomohon Jimmy Eman, Ketua 
Golkar Bitung Priscilla Cindy Wurangian,MBA, Ketua Boltim Sumardia Modeong, mulai  bergerilya untuk mencari posisi aman. Sementara untuk ketua PG Minahasa Careig N Runtu masih fifty-fifty posisinya. " Kalau PG Sangihe bisa dipastikan akan diserahkan kepada Jabes Ghagana sebagai Plt," ungkap sumber diinternal partai. 
Seperti diketahui  media Februari silam sebanyak 10 Ketua DPD II di Sulut menghadap Ketum Golkar  Setya Novanti masing-masing Tetty Paruntu Ketua DPD II Kabupaten Minsel, Denny Wowiling Ketua DPD II Kabupaten Minut, Piet Kuera Ketua DPD II Kabupaten Sitaro, Denny 
Sondakh Ketua DPD II Kota Manado, Djelantik Mokodompit Ketua DPD II Kota Kotamobagu, Karel Bangko Ketua DPD II Kabupaten Bolmut, Marlina Moha Siahaan Ketua DPD II Kabupaten Bolmong, Max Luwa Ketua DPD II Kabupaten Talaud, Tonny Lasut, Ketua DPD II Mitra, dan 
Abdul Razak Bunsal Ketua DPD II Bolsel.
Mereka menyatakan dukungannya terhadap Christiany Eugenia Paruntu SE sebagai Ketua DPD I PG Sulut.
Pemaparan dukungan tersebut dilontarkan satu persatu dari para Ketua DPD II saat melakukan pertemuan dengan Ketua umum DPP PG sekaligus Ketua DPR-RI Setya Novanto di Kantor DPR – RI dan Kantor DPP PG Pusat,  Senin (27/2) . (tim/alf )

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »

Berita Terkait

02.58.00

0 komentar:

Posting Komentar