Iklan

Diduga Lakukan Penipuan dan Penggelapan 9 Miliar Oknum Pejabat Pemprov Ditahan

Posted by Efraim Lengkong on Kamis, 07 September 2017


MANADO- Oknum pejabat Pemprov Sulut berinisial VJ tersangka dugaan kasus penipuan dan penggelapan uang senilai Rp9 miliar secara resmi ditahan pihak kejaksaan dan dititipkan di Rumah Tahanan (Rutan) Malendeng.
Penahanan terhadap VJ, salah satu pejabat di Rumah Sakit Ratumbuysang ini, setelah Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sulut melimpahkan berkas dan tersangka ke Kejati Sulut, Rabu (06/09) sekira pukul 13.00 Wita.
Setelah itu dibawa ke Kejaksaan Negeri Manado untuk proses registrasi. Beberapa jam kemudian sekira pukul 17.30 wita, VJ langsung digiring ke Rutan Malendeng dengan kendaraan tahanan milik Kejaksaan dan resmi berstatus tahanan Kejati Sulut.
Kasi Pidum Kejari Manado, Sterry Andih SH, membenarkan penahanan ini yang didasarkan pada dua pasal yang menjerat tersangka masing-masing Pasal 264 dan 263 KUHP yaitu tentang pemalsuan surat. Pasal 264 ancamannya 8 tahun penjara sedangkan 263 ancamannya 7 tahun penjara. Sementara dua pasal lain yang dikenakan terhadap tersangka adalah Pasal 372 dan 378 KUHP yaitu tentang penggelapan dan penipuan. “Kerugiannya kurang lebih Rp9 Miliar,” terang Andih.
Polda Sulut sendiri melalui Subdit Harda Ditreskrimum diketahui tidak melakukan penahanan terhadap tersangka.
Seperti diketahui, pihak yang merasa dirugikan dalam kasus ini beridentitas Tirza K, wanita yang berprofesi sebagai pengusaha. Tersangka diketahui mengiming-imingi korban untuk mendapatkan proyek. Peristiwa itu terjadi sejak Oktober 2016 silam.
Pada saat itu, tersangka membujuk korban untuk menyerahkan uang kepadanya. Sebagai gantinya, tersangka menjanjikan korban untuk mendapatkan keuntungan proyek.
Kepada pelapor, terlapor berjanji akan mengganti uang ini, Januari lalu. Terlapor sendiri tercatat beberapa kali meminta uang kepada pelapor. Terakhir, pelapor menyerahkan uang senilai Rp 3 M. Dari keseluruhan pinjaman ini, terlapor baru membayar sekira Rp 200 juta.
Informasi yang didapat, ternyata semua proyek yang dijanjikan adalah fiktif. Buntutnya, beberapa kali korban menanyakan proyek yang dimaksud, ternyata memang tidak ada.
Beberapa waktu lalu, VJ sendiri ketika dihubungi mengatakan sudah mengganti semua uang yang dipinjamnya dari Tirza.  "Saya sudah mengganti semuanya, baik dengan aset dan uang tunai," kata dia.

Proses pergantian tersebut juga sudah ditandatangani didepan notaris. "Kami berdua juga sudah sama-sama tanda tangan didepan notaris, dan berjanji tidak akan saling melaporkan," aku VJ. (tim)

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »

Berita Terkait

04.02.00

0 komentar:

Posting Komentar