Iklan

Awasi Proyek Pontororing Cs Turun Lapangan

Posted by Efraim Lengkong on Kamis, 07 September 2017

TOMOHON- Maksimalisasi penggunaan uang negara untuk pembangunan infrastruktur terus dilakukan oleh jajaran pemerintah kota (Pemkot) Tomohon. Karena itu, Rabu (06/09) pihak terkait kembali melakukan peninjauan pada proyek-proyek yang dananya bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) dan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) kota Tomohon tersebut. Kelurahan-kelurahan yang dikunjungi seperti Tondangow, Tinoor, Pangolombian, Kayawu, Tinoor Raya dan lain-lain. “Kita ingin memastikan jika proyek-proyek yang menggunakan dana negara ini dikerjakan sesuai aturan. Selain pembangunan infrastruktur, kita juga meninjau pengadaan Rumah Layak Huni,” ungkap Kabid P2KP4 Dinas PU kota Tomohon, Debby Koyongian, ST.  Menurutnya, pihak pelaksana dari Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) telah melaksanakan pekerjaan sesuai petunjuk tekhnis standar.  “Sudah cukup maksimal dan sesuai petunjuk,” tutup Koyongian.  Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman Ir. Enos Pontororing, MSi, menjelaskan, pembangunan infrastruktur dikelurahan bakal lebih menggeliat setelah Pemkot Tomohon mengalokasikan 2 % APBD untuk kelurahan.  “Mulai tahun depan 2 % APBD dikhususkan untuk kelurahan,” ujarnya.  Dia juga menjelaskan, untuk program Kota Tanpa Kumu (KOTAKU) yang bersumber dari APBN harus terus digenjot karena ini akan berlanjut dikelurahan-kelurahan lain. Sementara untuk perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RLTH) disiapkan dana sebesar 3,4 miliar dari APBD Tomohon 2017.  “Untuk perbaikan RLTH berjumlah 210 unit rumah yang tersebar diseluruh 5 kecamatan.  Kelurahan tersebut yaitu Tinoor I sebanyak 31 unit, Tinoor Dua 22 rumah, Kayawu 29 rumah, Talete Satu 27 rumah, Kampung Jawa 14 rumah, Lahendong 24 rumah, Pangolombian 36 rumah dan Tondangow 27 unit,” urai Pontororing. (tim)

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »

Berita Terkait

03.49.00

0 komentar:

Posting Komentar