HUT SHS
Headlines News :
Home » » Cuaca Buruk, VAP-JO: Nelayan Jangan Ambil Resiko Saat Melaut

Cuaca Buruk, VAP-JO: Nelayan Jangan Ambil Resiko Saat Melaut

Written By Efraim Lengkong on Kamis, 17 Agustus 2017 | 12.41.00

MINAHASA UTARA—Bupati Vonnie Anneke Panambunan dan Wakil Bupati Joppi Lengkong (VAP-JO) melalui Kabag Humas Protokoler Minahasa Utara (Minut), Stivy Watupongoh menghimbau agar para nelayan waspada saat mencari ikan di laut.

“Cuaca adalah kodrat alam yang kita semua tidak tahu seberapa buruknya reaksi alam terhadap angin yang berdampak pada laut di wilayah kita, jadi sebaiknya waspadalah,”ujarnya. 

Biasanya, lanjut Watuongoh, memasuki pertengahan tahun (bulan Agustus), cuaca mulai berubah ekstrim.
Untuk ini, selain mengingatkan nelayan, Watupongoh juga mengimbau agar para petani di Minut tidak lengah saat bekerja atau beristirahat.

“Angin sewaktu-waktu mendadak berubah kencang, saudara-saudara petani yang lahannya berada di daerah banyak pohon-pohon besar dan pohon Kelapa agar berhati-hati. Jangan sampai kena timpahan pohon atau buah kelapa, resikonya sangat besar dan merugikan kita nanti,”jelas mantan Camat Likupang Timur ini.
 
Diketahui, beberapa waktu lalu di wilayah perairan Kota Bitung, yang berbatasan langsung dengan perairan Kabupaten Minut, ada beberapa nelayan hilang dan tak ditemukan. Diduga, mereka terseret oleh arus laut terjadi .
 
“Betul, kejadian waktu itu memang berada di batas wilayah perairan Bitung dan Minut. Angin Selatan memang mulai melanda sebagian besar wilayah perairan di Indonesia Timur,”terang Marthen Winowatan, nelayan asal Desa Rinondoran Kecamatan Likupang Timur, Selasa (9/8/2017).(efl)
Share this post :

Posting Komentar

 
Support : Redaksi | Layanan Iklan | Hubungi Kami
Copyright © 2013 - All Rights Reserved
Hosting by Manado Web Hosting Publikasi by Identitas Team
Kreasi by MWD