Iklan

Wanita Pelaku Pemululan Karyawan Bandara Samratulangi Ternyata Adalah

Posted by Unknown on Kamis, 06 Juli 2017

Manado, Idntitsnews.com - Masih ingat kasus pemukulkan di Bandara Samratulangi Manado kemarin? Ternyata wanita berkacamata hitam itu adalah Ny JW, istri dari Brigjend Pol JS yang bertugas di Lemhanas RI.
Akibat insiden ini Ia yang seharusnya terbang ke Jakarta dengan pesawat Batik Air pukul 07.45, karena dianggap tidak mematuhi aturan dan demi keselamatan penumpang lain ditinggal oleh pesawatnya dan akhirnya menumpang pesawat Garuda Indonesia pukul 10.00.
Sedangkan yang menjadi korban adalah dua pegawai bandara berinisial EW dan AM.
Lebih konyol lagi, bukannya merasa bersalah atas ulahnya, sang nyonya jenderal ini justeruikut melaporkan sang petugas bandara yang jadi korbannya ke kantor polisi.
Terkait keabsahan latar belakang pelaku, Kumparan.com menukil keterangan dari Wakil Kepala Polri, Komisaris Jenderal Syafruddin.

Menurut Syafruddin, pelaku bernama Joice Warouw (46), istri Johan Angelo Sumampouw, dari Lemhanas, dan pihak Lemhannas pun membenarkan status Joice istri satu pejabatnya. "Dari Lemhannas sebagai institusi menyayangkan hal itu dan biarlah proses itu berjalan bagaimana semestinya," ujar Kepala Biro Humas Lemhannas, Brigjen Mindarti, Kamis (6/7), dikutip Kumparan.com.

Mindarti lantas juga mengatakan lembaganya menyerahkan kasus ini kepada polisi.

Kepala kepolisian Bandara Sam Ratulangi, Inspektur Polisi Satu M. Ilham Mattulangi, mengatakan laporan atas peristiwa di wilayah hukumnya telah dilayangkan. Menurutnya, ada tiga perempuan yang membuat laporan.
Dua perempuan pertama adalah EW dan AM, petugas pengamanan bandara yang membuat laporan penganiayaan, serta JW yang membuat laporan perbuatan tidak menyenangkan. "Tindakan yang kami ambil yakni langsung membuat laporan dan kemudian selanjutnya memeriksa ketiga pelapor sekaligus korban," kata Ilham dikutip Kompas.com, Rabu (5/7).(Red)

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »

Berita Terkait

18.00.00

0 komentar:

Posting Komentar