HUT SHS
Headlines News :
Home » , » Diduga Kuat Oknum PNS Minut Sekarat Dikeroyok Anggota Brimob Polda Sulut

Diduga Kuat Oknum PNS Minut Sekarat Dikeroyok Anggota Brimob Polda Sulut

Written By Unknown on Sabtu, 01 Juli 2017 | 04.00.00

Watugigir: "Saya himbau kepada keluarga untuk secepatnya membuat laporan ke pihak Kepolisian,”

Airmadidi, Identitasnews.com - Jumat (30/6) Sekira pukul 23.30.Wita, pria GW (30) bersama saudaranya DD (36) yang tanpa sebab mendadak dikeroyok beberapa Anggota Brimob di jalan Pinilih Desa Tatelu, Kecamatan Dimembe, Kabupaten Minahasa Utara.

Sementara itu saksi DD yang juga korban saat dikonfrimasi di Rumah Sakit mengatakan, mereka sebelumnya berada di rumah saudara di Desa Tatelu. Karena sudah larut malam, DD meminta pulang diantar oleh saudaranya GW dengan mobil menuju rumahnya karena rumah saudaranya dan rumah DD cukup jauh.
“Kebetulan waktu itu saya berkumpul-kumpul dengan saudara-saudara yang berada di rumah mereka. Karena waktu sudah semakin malam, saya berpamitan pulang kerumah dengan diantar saudarah GW,” katanya.
Saat menuju rumahnya GW yang mengendarai mobil dengan perlahan karena jalan yang cukup rusak, dari arah yang sama ada tiga mobil yang melaju dengan kecepatan tinggi. “Saat menuju kerumah, dari belakang ada mobil akan melambung mobil kami. Kebetulan saat dijalan yang rusak dengan posisi mobil sudah sejajar, saudara langsung mengatakan silahkan lewat jalan cukup luas,” kata DD.
Rupanya mereka tidak senang saat dikatakan seperti itu, juga mungkin membuat mereka marah. “Mungkin mereka tersinggung dengan perkataan GW, dan mereka langsung melewati, kemudian menghadang kendaraan yang kami gunakan,”jelas DD.
Mereka menghadang dan turun dari mobil yang digunakan, DD dan saudaranya GW. Tanpa ada satu kata terlontar, mereka mengadiahi puluhan pukulan kepada kedua korban. Tak puas, kedua korbanpun ditarik paksa turun dari mobil sambil terus dikeroyok dan dihajar.
“Setelah memarkir mobil, mereka langsung mendekati kami dengan tanpa basa basi, kamipun langsung menghujani kami pukulan didalam kendaraan.Tidak hanya itu saya Glendi ditarik dengan paksa keluar dari mobil dan terus dikeroyok dan dihajar rekan-rekan oknum anggota Brimob tersebut,”tuturnya.

Beruntung saudara DD, GW saat dihajar dan dikeroyok bisa melarikan diri walaupun sekujur tubuhnya sudah babak belur, dan Denny tak bisa melarikan diri karena kondisi yang sudah sangat lemah akibat terkena pukulan. “Saya sudah berteriak minta ampun karena sudah susah bernafas,malah mereka mengatakan kalau sudah susah bernafas sudah tidak bisa lagi berbicara. Juga mereka mengatakan akan membunuh saya,”kenang DD yang kesehariannya bertugas sebagai PNS di Humas Pemkab Minut itu.
DD (Denny Doodoh) juga menambahkan kalau saat itu masyarakat, Hukum Tua dan Patroli Polsek Dimembe yang sempat memergoki kejadian itu, tidak bisa berbuat apa-apa. "Semua yang datang tidak dapat berbuat apa-apa sampai mereka melepaskan saya di jalanan dan  membawa saya ke rumah sakit," pungkas DD yang masih terkapar lemah disalah satu rumah sakit.

Sementara itu Kapolres Minahasa Utara (Minut) AKBP Alfaris Pattiwael SIK, MH, saat dikonfirmasi melalui Kabag Humas AKP Alex Watugigir Mengatakan sampai saat ini keluarga belum membuat laporan.“Korban saat ini berada di RS. Lembean, dan saya himbau kepada keluarga untuk secepatnya membuat laporan ke pihak Kepolisian,”ujar Watugigir.(Red)
Share this post :

Posting Komentar

 
Support : Redaksi | Layanan Iklan | Hubungi Kami
Copyright © 2013 - All Rights Reserved
Hosting by Manado Web Hosting Publikasi by Identitas Team
Kreasi by MWD