Iklan

Warga Desa Pontoh Tolak PLT Kumtua, Camat Wori Bantah Jual Beli Jabatan

Posted by Unknown on Selasa, 20 Juni 2017

Airmadidi, Identitasnews.com - Adanya pengakuan Sekrtaris Badan Perwakilan Desa (BPD) Desa Ponto Kecamatan Wori Sulastri Sasela, bahwa terjadi jual beli jabatan penjabat Hukum Tua Desa Ponto menuai laporan ke Polres Manado.

Di mana dikatakan bahwa untukdiangkat sebagai Penjabat Kumtua Desa Ponto tiga calon yang diusulkan dimintai uang mulai dari Rp 13 juta sampai Rp 25 juta dibantah oleh Camat dan Sekcam Wori. Hal ini bahkan dibeber dalam hearing yang digelar bersama perwakilan warga Desa Ponto dan pimpinan serta anggota Dewan Komisi A.

Tudingan Sekretaris BPD Desa Ponto ini saat itu langsung dibantah oleh Sekcam Ham David. “Dia berhak mengatakan hal itu tapi itu tidak benar, ini akan kami laporkan pada pihak kepolisian dengan tuduhan pencemaran nama bai,” tukas David berang usai hearing dengan Dewan Minut.

Hal ini dibenarkan pula oleh Camat Wori Very WB Wongkar saat ditemui wartawan di kantor Pemkab Minut, “Hal itu tidak benar, saya menerima laporan dari Sekcam Ham saat itu saya sedang mengikuti Diklat PIM III. Tuduhan keji ini sudah kami laporkan ke Poltabes Manado. Saya yang memerintahkan Sekcam untuk langsung melaporkan.  Kita lihat saja nanti, ini sudah dilaporkan ke polisi dan sedang berproses,” terang Wongkar.

Terpisah Penjabat Kumtua Desa Ponto Woody Pangkey saat ditemui  mengatakan bahwa kondisi di Desa Ponto saat ini sudah kondusif.  “Penolakan terhadap saya saat ini tidak lagi terlihat, sebab saya hanya menjalankan perintah Bupati. Pihak-pihak yang katanya ‘tidak senang’ terhadap  saya panggil satu persatu. Dan ternyata mereka tidak seperti yang diberitakan (menolak). Bahkan mereka siap mendukung tugas tugas saya. Pemerintahan saat ini sudah berjalan dengan baik,” jelas Pangkey  seraya menambahkan bahwa kondisi di desa Ponto sangat kondusif.(Red)

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »

Berita Terkait

20.33.00

0 komentar:

Posting Komentar