HUT SHS
Headlines News :
Home » » Lagu: "Jadi Turun Naik - Turun Naik" Laris Manis Di Minut Gara-gara Listerik

Lagu: "Jadi Turun Naik - Turun Naik" Laris Manis Di Minut Gara-gara Listerik

Written By Unknown on Rabu, 07 Juni 2017 | 19.00.00


Airmadidi, Identitasnews.com - Bukan hanya ada dilirik lagu "Turun Naik" namun ini terjadi di Pemkab Minahasa utara (Minut). Pasalnya, aliran listrik belakangan ini di kantor bupati Minut voltasinya pada "Turun Naik" mengakibatkan beberapa perangkat lunak seperti komputer pc, printer bahkan sampai server pun pada rusak.
Lebih parah lagi listrik yang tidak stabil ini dialami oleh lingkup sekertariat daerah bahkan di kantor bagian keuangan daerah Rabu (7/6). Kepada media ini, salah satu petugas bank Sulutgo Kiky Amelia dan pegawai Bendahara Umum Daerah (BUD) mengatakan tidak stabilnya arus listrik telah mengakibatkan terganggunya aktifitas pencairan keuangan yang telah di SP2D (Surat Perintah Pembayaran Daerah) dikarenakan sistem On Line dengan pihak bank untuk menginput/pembukuan administrasi dalam pembayaran terganggu yang disebabkan salah satu perangkat lunak yakni server mengalami kerusakan.
"Untuk saat ini kami telah menghidupkan generator listrik, namun server sudah tidak berfungsi. Lanjut Amelia, akan gangguan ini kami sudah berkoordinasi dengan pihak BUD untuk menunggu normalnya kerja server, dan ini sudah diinformasikan ke pihak bank, dan sementara ini lagi menunggu petugas service dari Lintas Astra untuk perbaikan alat server tersebut," tutur  Armando Nuah.
Sementara dari salah satu pegawai BUD mengatakan berkas telah menumpuk karena sudah dua hari adanya gangguan ini. ketika ditanya tentang jalan alternatif untuk masalah tersebut, petugas BUD menjawab tinggal menunggu perbaikan server dan apabila sampai pada pukul 18.00 server belum bisa di gunakan berkas yang sudah di SP2 kan nantinya akan di bawa langsung ke Bank Sulutgo yang ada di Airmadidi kota.
Lebih disesalkan lagi, hal serupa kembali terjadi. Listrik pada pada kisaran waktu pukul 02.25 wita tanpa dapat diketahui apa penyebabnya. Akibatnya, warapun harus kembali risu karena kersakan alat elektronik, kembali menghantui masyarakat Airmadidi.
Kemanakah masyarakat harus mengeluhkan hal ini, sementara PLN Airmadidi kalau dikeluhkan, seperti biasa, enggan mengangkat telpon, atau saat disambangi, secara profeional langsung menolak memberi informasi.(Red)
Share this post :

Posting Komentar

 
Support : Redaksi | Layanan Iklan | Hubungi Kami
Copyright © 2013 - All Rights Reserved
Hosting by Manado Web Hosting Publikasi by Identitas Team
Kreasi by MWD