HUT SHS
Headlines News :
Home » » Status Lahan Milik Keluarga Korengkeng Di Wori Masih Ngambang

Status Lahan Milik Keluarga Korengkeng Di Wori Masih Ngambang

Written By Unknown on Senin, 19 Juni 2017 | 21.30.00

Bawuna: "Kami Akan Terus Maju Sampai Status Dari Tanah 958 Hektar Itu Jelas Milik Keluarga Kami"

Manado, Identitasnews.com - Sengketa lahan di sebagian kecamatan Wori dan Kecamatan Mapanget yang di klaim keluarga Besar Korengkeng-Karungu dengan luas lahan sekitar 958 Hektar, adalah tanah pasini peninggalan keluarga mereka, prosesnya seolah melambat.
Tapi kendati melambat, namun hal itu mulai menemukan titik terang setelah sekian lama berbagai upaya dilakukan pihak keluarga, termasuk maju ke Kemendagri.

Hal ini menyeruak ketika Kepala Kantor Pertanahan Provinsi Sulawesi Utara melalui salah satu Kepala Bidang Edwin Kamurahan mengatakan dalam waktu dekat akan turun langsung untuk meninjau lokasi tanah yang menjadi sengketa itu.
"Dalam waktu dekat ini kami akan turun langsung untuk meninjau lokasi tanah sengketa yang berada di Desa Wori dan Kelurahan Pandu itu. Sebenarnya, kalau salah satu staf kami yang menangani lahan itu tidak pindah, status tanah itu sudah dapat kita pastikan, milik siapa," jelas mantan Kepala Kantor Pertanahan Minut itu beberapa waktu lalu diruang kantornya.

Terpisah Sofie Bawuna Senin (19/6/2017) sekitar pukul 20.00 witta, selaku penerima kuasa penuh dari keluarga Korengkeng-Karungu untuk mengurus persoalan tanah sengketa ini mengatakan sangat mengharapakan kepastian keputusan yang ada sesuai instruksi yang telah diberikan pihak Pertanahan Provinsi dan di sepakati bersama sebagaimana dengan waktu dan jadwal yang telah di tentukan.

"Sebagai warga negara yang baik, kita beri pemerintah kesempatan lagi, untuk menindaklanjuti sesuai kesepakatan yaitu akan turn lapangan dan memperjelas status lahan itu," tutur wanita paruh baya yang akrab disapa Ibu Sofie itu.

Selaku penerima kuasa penuh dari pihak keluarga Korengkeng-Karungu, lanjut Bawuna, ia juga sangat mengharapkan masalah sengketa lahan ini bisa di selesaikan tanpa harus aa pihak yang dirugikan.

Bahkan, sebagai bentuk etiket baik dari keluarga, pihaknya bersedia memberikan lahan yang sudah ditempati Kompi Kaveleri (Kikav) di Desa Wori Kecamatan Wori Kabupaten Minut, dengan cuma-cuma.

"Kita juga sangat mengharapkan Badan Pertanahan Provinsi melakukan apa yang telah disepakati bersama sesuai dengan waktu yang telah di tentukan. Waktu berjalan memang terlalu lama, tapi kami tetap bersabar, dengan harapan pemerintah mampu mennuntaskan teka-teki status lahan yang nota-bene adalah milik dari Keluarga  Korengkeng-Karungu.

Sebagai bukti etiket baik keluarga, kami bersedia memberikan lahan yang sudah ditempati Kompi Kaveleri (Kikav) di Desa Wori Kecamatan Wori, untuk pemerintah. Makanya, kami minta segera dituntaskan, kalau tidak, maka kami aka terus maju sampai status dari tanah 958 hektar itu jelas milik keluarga kami," pungkas wanita yang digadang-gadangkan sebagai saudara kembar Menteri Perikanan RI, Pudji Astuti itu.(Red)
Share this post :

Posting Komentar

 
Support : Redaksi | Layanan Iklan | Hubungi Kami
Copyright © 2013 - All Rights Reserved
Hosting by Manado Web Hosting Publikasi by Identitas Team
Kreasi by MWD