HUT SHS
Headlines News :
Home » , » Silitonga Seriusi Kasus OTT Dinas Pendidikan, dr Lili Bantah Kalau Itu Pungli

Silitonga Seriusi Kasus OTT Dinas Pendidikan, dr Lili Bantah Kalau Itu Pungli

Written By Unknown on Rabu, 14 Juni 2017 | 05.30.00


Airmadidi, Identitasnews.com - Seperti kita ketahui bersama, beberapa waktu lalu Dinas Pendidikan Kabupaten Minahasa Utara (Minut) pada pekan kedua Bulan Maret 2017 silam, telah berurusan dengan Polres Minut karena salah seorang oknum staf keuangan terjaring operasi tangkap tangan (OTT) dugaan pungutan liar (Pungli) yang dilakukan atas perintah atasannya.

Aib memalukan berupa kasus OTT di Diknas ini berawal dari laporan guru SMA atas biaya pungutan dalam pengurusan penerbitan format A2, dimintai uang sebesar Rp. 20. 000 (dapuluh ribu Rupiah) per orang. Barang bukti yang turut disita pun mencapai Rp.600 ribu bersama dengan daftar nama guru yang memberikan uang itu.
Menariknya, hingga saat ini Kasus dugaan pungli tersebut masih di periksa pihak Polres Minut dan  sedang di tunggu proses pelimpahannya ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Minut. Kajari Minut, Rustiningsih SH. MH melalui Kasie Pidsus Kejari Minut Antonius Silitonga.SH.MH kepada sejumlah wartawan, membenarkan hal itu.

"Benar, kasus ini masih dalam penanganan (riksa) pihak Polres Minut, dan kami menunggu hasilnya nanti klau sudah dilimpahkan. Apabila berkas telah masuk akan segera di tindaklanjuti sesuia prosedur hukum." ungkap Kasie Pidsus Kejari Minut Antonius Silitonga.SH.MH kepada awak media di ruangannya,Selasa (13/6) kemarin.

Silitonga juga mengingatkan, masyarakat jangan heran jika berkas hasil OTT di Diknas Minut belum dilimpahkan, atau masuk ke pihak Kejari, Pasalnya, dalam pemeriksaan suatu tindak pidana korupsi harus dilakukan secara benar dan teliti.

" Berkas pelimpahan ke Kejari dapat di kembalikan jika tidak melakukan pemeriksaan secara teliti. Tapi, apapun berkas yang nantinya masuk dari kepolisian akan menjadi prioritas untuk di tindaklanjuti, sekalipun itu hasil OTT di Diknas Minut," pungkas dia.

Terpisah, Ketua Dewan Pendidikan Minut Cornelis Mandagi STh, saat dimintai tanggapan soal kasus OTT di Diknas Minut, enggan berkomentar banyak. Namun mantan Anggota DPRD Minut ini mengatakan, masalah pajak yang jadi temuan OTT itu, bukan harus menjadi kewenangan Diknas tapi Kantor Pajak.
"Harusnya orang dari kantor pajak yang tangani jika itu memang untuk pajak. Bukan pegawai di kantor itu yang harus tangani sampai harus kena OTT," jelas pria yang akrab disapa Pak Cor itu.

Sedangkan Kepala Dinas Diknas Minut dr Lili Lengkong didampingi Sekretaris Diknas Olvy Kalengkongan, Bendahara dan oknum staf berinisial MR yang kala itu diperiksa Pihak Polres Minut saat di konfirmasi, tetap bersikukuh membantah kalau kasus menggemparkan itu pungli.
"Tidak ada penarikan biaya pengurusan. Hanya setiap guru mempunyai pajak dan itu yang mereka urus.Kami ke sini hanya untuk memberikan keterangan. Ke kantor saya saja. Kan ketika kalian ketemu saya, saya selalu terbuka memberikan informasi dan berita," tukas Lengkong berbasa-basi.(Red)
Share this post :

Posting Komentar

 
Support : Redaksi | Layanan Iklan | Hubungi Kami
Copyright © 2013 - All Rights Reserved
Hosting by Manado Web Hosting Publikasi by Identitas Team
Kreasi by MWD