Iklan

Mandagi Ditikam VK Dari Belakang Sehingga Tewas Bersimbah Darah

Posted by Unknown on Minggu, 25 Juni 2017

Pelaku Penikaman Mr Bean Diduga Bebas Ilegal Dari LP, Sehingga Tak Jera Berbuat Lagi



Airmadidi, Identitasnews.com - Airmata Oni Mandagi warga Kelurahan Aimadidi Bawah tak dapat di bendung ketika kenyataan berbicara bahwa nyawa Maikel Mandagi (21) yang tak lain adalah putera kandungnya, tidak tertolong akibat kehabisan darah saat menuju ke RS Walanda Maramis.
Maikel Mandagi atau lebih dikenal lagi dengan panggilan Mr Bean (baca Mr Bin red-)ini tewas mengenaskan akibat luka tikaman yang dilakukan VK (17), warga Kelurahan Airmadidi Bawah, Lingkungan 3.
Sesuai keterangan sejumlah saksi mata di lokasi (TKP), malam Minggu (25/6/2017) itu, kedua ABG bersahabat ini tanpa saling mengetahui antara satu sama lain, hadir di acara ulang tahun dirumah milik Keluarga Lantang-Lotulung di areal Tinaan Kelurahan Airmadidi Atas. Kegiatan minum-minum terjadi namun berjalan dengan nyaman dan aman.

Pada pukul 03.00 Wita. Korban (Mr Bean red-) berjalan ke halaman hendak buang air kecil. Kemudian korban kembali ke acara dan berteriak bahwa dirinya sudah basah. "Toloooong, basah kita," ujar salah seorang saksi mata di TKP meniru teiakan korban, namun minta namanya tidak disebutkan.
Mendengar teriakan korban yang cukup nyaring, rekan-rekan di acara tersebut kemudian menuju kearah korban yang terduduk lemah disalah satu kursi dan suara tersendat-sendat mengatakan bahwa dirinya ditikam dari belakang oleh VK yang tidak lain adalah teman sekampungnya.
"Sementara buang air kecil, VK tikang kita dari belakang," tiru saksi mata lain seraya menambahkan yang mana, VK memang turut hadir dirumah itu dan ikut-minum-minum tanpa diketahui korban.

Menerima informasi tentang kejadian itu, tim Buruh Sergap Reskrim Polres Minut tidak mau kehilangan buruannya. Usai melakukan penelusuran, tim bergerak cepat mengejar pelaku yang diduga melarikan diri menuju Desa Matungkas. Alhasil, pelaku-pun dibekuk diwilayah Desa Matungkas Kecamatan Dimembe Kabupaten Minahasa Utara.
Kapolres Minut AKBP Alfaris Pattiwael melalui Kasat Reskrim AKP Ronny Maridjan membenarkan kejadian itu, dan proses pengejaran terhadap pelaku itu."Pelaku tak berkutik saat ditangkap di Desa Matungkas,"sebut mantan Dantim Reskrim Jatanras Polda Sulut itu.

Maridjan juga menambahkan bahwa, nyawa korban tak tertolong saat dalam perjalanan menuju RS Walanda Maramis. "Saat ini pelaku sudah kami amankan di Mapolres Minut untuk diperiksa lebih lanjut," beber Maridjan yang juga pernah menjabat Kapolsek Airmadidi itu.

Perlu diketahui bersama, kasus pembunuhan yang dilakukan oleh Terduga VK (17) ini menjadi pembicaraan hangat dikalangan masyarakat Minut, mengingat VK sudah kerap kali terlibat bahkan menjadi aktor pelaku penikaman masyarakat setempat.
Bahkan, baru sekitar dua tahun silam VK dipenjarakan gara-gara membunuh salah seorang warga Kelurahan Sarongsong Dua, di wilayah Airmadidi Bawah, saat menuju pulang dari Desa Tanggari.
"Setahu kami, dia divonis 5 tahun atas pembunuhan orang Sarongsong Dua itu, kenapa baru hampir dua tahun dia sudah bebas," tanya FM keluarga korban.
Lebih mengenaskan lagi, keluarga korban mendapat informasi yang mana sebelum muncul di Airmadidi,VK sempat beberapa bulan dilrikan ke Jakarta oleh keluarganya. "Dia kata (VK red-), baru bale dari Jakarta. Kenapa bisa begitu, apa ini ada permainan uang antara keluarg VK dengan kejaksaan atau Pengadilan atal Lembaga Pemasyarakatan, aparat hukum jangan tinggal diam dong," tandas keluarga korban.(Red)

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »

Berita Terkait

16.30.00

0 komentar:

Posting Komentar