Iklan

BOS SD/SMP Terhalang Lantaran Belum Memiliki SK Bupati

Posted by Unknown on Senin, 19 Juni 2017

Minsel, Identitasnews.com - Hingga memasuki libur panjang sekolah di Minsel, ternyata Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Triwulan Kedua tahun 2017 untuk SD/SMP di Minsel belum juga dicairkan. Persoalan kenapa belum dicairkan, karena hingga saat ini SK bupati untuk bendahara sekolah belum dipegang pihak sekolah.
Plt Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Minsel Dr Fietber S Raco menjawab pertanyaan wartawan belum lama. ‘’Itu benar, bahwa pihak sekolah belum mengantongi SK bupati untuk bendaharanya. Soal kenapa BOS tahap pertama sudah disalurkan. Lantaran, hal diatas masih menggunakan SK bupati lama. Tapi, untuk saat ini harus diterbitkan SK bupati yang baru,’’ujar Raco, saat dihubungi belum lama.
Dikatakan Raco lagi, bahwa Bantuan Operasional Sekolah (BOS) tahun 2017 ini dianggarkan melalui APBN. Jadi, sesuai petunjuk teknis (Juknis) yang dikeluarkan diatas dananya langsung dikirim kerekening sekolah.
‘’Bahwa, anggarannya tidak melalui Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Minsel. Dananya langsung turun ke rekening sekolah, bila permintaan sekolah sesuai peruntukan. Namun, harus diikuti dengan SK bupati.’’tegasnya.
Raco menjelaskan lagi, penyaluran BOS tahun 2017 tak seperti tahun-tahun sebelumnya. Apabila belum mengantongi SK bupati untuk bendahara, maka dipastikan BOS tersebut belum akan dicairkan.
‘’Namun, pihaknya sedang berupaya menyampaikan hal diatas kepada Bupati Christiany Eugenia Paruntu melalui Sekretaris Daerah Drs Danny H Rindengan. Karena memang, saat ini liburan sekolah sudah berjalan. Namun, para guru dan kepala sekolah tetap bolak-balik di sekolah menunggu kabar penyaluran BOS,’’ jelasnya.
Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Minsel Drs Bert R Lengkong mengaku heran kalau BOS triwulan kedua tahun 2017 belum juga disalurkan. ‘’Memang, saat ini penyaluran BOS harus sesuai dengan peruntukan. Bahkan, anggarannya tak dibayarkan Pemkab Minsel. Namun, Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Minsel jangan tutup mata dengan hal diatas. Artinya, kata Lengkong carilah solusi terbaik, supaya ‘hutang’ semasa USBN/US dan UNBK/UNKP tahun 2017 bisa dibayarkan. Jangan terlalu lama menunggu, ditambah lagi saat ini sudah memasuki masa liburan,’’pungkasnya.(Meyvo Rumengan)

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »

Berita Terkait

21.00.00

0 komentar:

Posting Komentar