Iklan

Berseragam Merah Putih, Bupati CEP Jadi Irup Hari Lahir Pancasila

Posted by Unknown on Kamis, 01 Juni 2017

Usai Seremoni, CEP-FW Kibarkan 1000 Bendera Merah Putih Sebagai Komitmen NKRI Hrga Mati

Minsel, Identitasnews.com - Dalam Peringatan Hari Lahirnya Pancasila Kamis (01/06), Bupati Minahasa Selatan, Christiany Eugenia Paruntu, SE kembali menjadi Inspektur Upacara yang di helat di lapangan Kantor Bupati Minahasa Selatan. Hadir  mendampingi Bupati, Wakil Bupati Frangky Wongkar SH dan segenap Aparatur Sipil Negara (ASN) serta Forkopimda Kabupaten Minsel.


Satu fenomena menarik, kecantikan Bupati Minsel jadi kian memukau saat itu, pasalnya sang Inspektur Upacara (Irup) mengenakan setelan berwarna merah dipadukan celana putih.Kemudian CEP-FW dikalungkan pita merah putih, di ikuti para pejabat dan ASN membawa bendera merah putih dan pita merah putih diikat dikepala.

‘’Ini adalah pertama kali dalam sejarah, setelah Hari Lahir Pancasila ditetapkan 1 Juni 2017 sebagai hari lahirnya secara nasional. Menariknya, baik ASN, JPT dan insan Pers di Minsel membuat gebrakan kibarkan 1000-an bendera untuk menyatakan saya Indonesia, saya Pancasila! Dan terbukti, gerakan diatas menjadikan lautan merah putih bagi sekitaran Kantor Bupati Minsel di Jalan Trans Sulawesi, Kelurahan Pondang Kecamatan Amurang Timur,’’ujar Kabag Humas dan Protokol Setdakab Minsel Henri Palit, SH kepada sejumlah awak media yang ada.


Sesuai amanah Presiden Republik Indonesia Ir Joko Widodo (Jokowi) yang mana setiap tanggal 1 Juni, bangsa Indonesia harus menggelar upacara dalam rangka merayakan Hari Lahir Pancasila. Sekaligus sebagai hari libur nasional, maka Pemkab Minsel-pun merealisasi putusan orang nomor satu di NKRI ini. "Lewat Keputusan Presiden No.24 tahun 2016 tentang Hari Lahir Pancasila. Maka, merupakan kali pertama perayaan Hari Lahir Pancasila dilaksanakan bangsa Indonesia dan Kabupaten Minahasa Selatan. Sekali lagi, penetapan tanggal 1 Juni 1945 sebagai Hari Lahir Pancasila. Tanggal 1 Juni juga merupakan hari libur nasional,’’beber Kabag Humas.


Penandatanganan Keppres ini, lanjut Palit, dilakukan Presiden Jokowi dalam peringatan pidato Bung Karno, 1 Juni 1945 di Bandung, Jawa Barat. Dan menariknya, Bupati Tetty Paruntu yang menyampaikan pidato Presiden Jokowi, membawa arti luas bagi ASN dan JPT se-Minsel.

Sedangakan Bupati CEP mengucap syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, dengan keputusan presiden, setiap tanggal 1 Juni ditetapkan untuk diliburkan dan diperingati sebagai Hari Lahir Pancasila. "Bagi pemerintah, penetapan Hari Lahir Pancasila adalah momentum mengakhiri kekeliruan. Serta di awal Orde Baru, 1 Juni pernah dilarang untuk diperingati, yang ada justru Hari Kesaktian Pancasila setiap 1 Oktober,’’katanya.

Lahirnya Pancasila diawali pidato Soekarno dalam rapat besar Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) pada 1 Juni 1945. Penggunaan kata ” Pancasila” dikenalkan pertama kali secara luas oleh Bung Karno dalam pidato tersebut.
Paruntu juga menjelaskan panjang lebar soal perlunya Indonesia memiliki sebuah pedoman hidup berbangsa dan bernegara seperti yang dimiliki negara lain setelah merdeka."Ada lima butir konsep yang ditawarkan Bung Karno saat itu, yakni kebangsaan Indonesia, internasionalisne atau perikemanusiaan, mufakat atau demokrasi, kesejahteraan sosial, dan Ketuhanan Yang Maha Esa. Dalam pidato di Gedung Merdeka pada tahun lalu, Presiden Jokowi mengatakan bahwa bangsa Indonesia harus bersyukur memiliki Pancasila," timpal Bupati CEP.


Selesai upacara, CEP_FW didampingi Kapolres Minsel, Dandim Minahasa, Kejari Minsel dan Ketua PN Amurang serta Ketua DPRD Minsel dan sebagian anggota terhormat, menandatangani dan pembacaan 4 iklar pemerintah dan rakyat Minsel.

"Atas tuntunan Tuhan Yang Maha Kuasa, kami Pemerintah dan Masyarakat Minsel menyatakan kebulatan Tekad sebagai berikut:

Siap menjaga dan mempertahankan Pancasila sebagai satu-satunya Idiologi Bangsa dan Negara Indonesia.
Siap menjaga dan melaksanakan amanat UUD 1945.
Siap menjaga dan mempertahankan keutuhan Negara kesatuan Republik Indonesia.
Siap menjunjung tinggi atas Bhinneka Tunggal Ika dalam kehidupan berbangsa dan bernegara Indonesia.
Amurang, 1 Juni 2017

Atas nama pemerintah dan masyarakat Minahasa Selatan, Bupati Christiany Eugenia Paruntu," tutup Bupati cantik pilihan rakyat Minsel itu.

Usai pembacaan ikrar tersebut, bupati juga meresmikan 17 desa sebagai kampung KB di Minsel.(ADVERTORIAL/Meyvo Rumengan)

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »

Berita Terkait

19.00.00

0 komentar:

Posting Komentar