Iklan

WOUW... DIDUGA PENGGUNAAN DANA DESA RP 1,800M DI DESA KAYUROYA... MENYIMPANG

Posted by Unknown on Kamis, 04 Mei 2017

Tondano, Identitasnews.com - Dalam rangka meningkatkan kesejahteraan  dan pemerataan pembangunan Desa melalui peningkatan publik, memajukan perekonomian desa serta mengatasi kesenjangan pembangunan antar desa, dengan dana bersumber APBN merupakan wujud kerja nyata pemerintah Sulawesi Utara  melalui pemerintah kabupaten Minahasa.
Menariknya, beberapa waktu terakhirDesa kayuroya Kecamatan Lembean Timur Kabupaten Minahasa selaku salah satu desa penerima bantuan Dana Desa sekitar 800 juta Rupiah ditahun 2015 dan 1 Milliar Rupiah ditahun 2016, diuga cah beres.

Dari informasi yang dirangkum www.idenews.com dari sejumlah sumber, pengunaan dana desa tersebut tidak sesuai dengan apa yang dikerjakan. Warga mengeluhkan kinerja hukum tua, pada Senin (1/4/17). "Pengerjaan jalan serta drainase tidak sesuai degan anggaran yang diberikan pemerintah untuk Desa Kayuroya. Susunan kerjanya berubah - ubah atau tidak sama dengan hasil musyawarah bersama dengan perangkat desa dan masyarakat " ungkap Herman yang juga selaku Kepala Jaga setempat.

Warga pun mengeluhkan bahwa laporan kerja perbaikan jalan serta pembangunan drainase, bukan dibuat dari pemerintah desa tapi oleh Pegawai Kecamatan Lembean Timur," Setahu kami, yang mengelolah pekerjaan itu adalah orang-orang dari kecamatan. Selain itu, volume pengunaan dana desa ini diduga tidak sesuai dengan hasil pekerjaan yang ada, " keluh Niksen (warga red-).

Untuk itu warga memintah pemerintah atau instansi terkait untuk menyelidiki penyimpangan penggunaan  dana desa yang telah diterima dan selesai dikerjakan aparat desa serta hukumtua kayuroya, agar apa yang terjadi  pada tahun 2015 dan 2016 tidak terulang kembali di tahun anggaran yang baru ini (2017).
"Semoga aparat hukum jangan tutup mata dan mendiamkan hal ini. Ini sudah ada dugaan praktik merugikan uang negara," tandas warga secara bersamaan
Sampai berita ini diturunkan Hukumtua Desa Kayuroya, Jock Terry Lomban yang terinformasi, telah terpilih kembali di ajang pilkades serempak beberapa waktu lalu, tidak bisa di temui atau sedang tidak berada di tempat.(Ronny Rantung).

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »

Berita Terkait

09.17.00

0 komentar:

Posting Komentar