Iklan

TIDAK KANTONGI LEGALITAS JELAS,IMIGRASI KELAS III KOTAMOBAGU PULANGKAN 2 WNA ASAL TIONGKOK

Posted by Unknown on Rabu, 05 April 2017


Kotamobagu, Identitasnews.com - Warga Negara asing yang berada di Wilayah Bolaang Mongondow Raya (BMR) diawasi secara ketat. Kepala kantor Imigrasi kelas III Kotamobagu Jhoni Rumagit mengatakan, pihaknya tidak segan - segan menindak dan memberikan sanksi tegas  jika ada WNA tidak memiliki legalitas yang jelas.
"Ketentuan yang telah diatur oleh perundang -undangan yang berlaku tentang WNI di Wilayah NKRI harus dipatuhi dengan baik," beber dia.
Patut diberikan apresiasi terhadap Kantor Imigrasi Kelas III Kotamobagu , pasalnya, pihak Imigrasi baru-baru ini telah mendeportasi 2 Warga Negara Asing (WNA) asal Tiongkok. "Masing-masing bernama Zheng Shufu nomor pasport E 2783714 dan Ke Qingzhong nomor pasport E 004727274.
Mereka diterbangkan menggunakan pesawat Batik Air melalui bandara Samratulangi Manado, Selasa (04/04/2017), menuju Bandara Soekarno-Hatta Jakarta dan diterbangkan ke Tiongkok menggunakan pesawat China Airlines pada pukul 00.00 wib atas biaya mereka sendiri," ujar Rumagit.

Sebelumnya, kedua WNA tersebut terjaring pihak Imigrasi Kelas III Kotamobagu, yang mengembangkan informasi dari warga terkait dengan keberadaan mereka di pasar 23 Maret Kotamobagu sebagai pedagang aksesoris. “Setelah melakukan penyelidikan ternyata benar mereka adalah warga negara asal Tiongkok dan langsung melakukan penangkapan,” jelas Kepala Kantor Imigrasi Kelas III Kotamobagu.
Setelah menjalani sidang di Pengadilan Negeri (PN) Kotamobagu, mereka langsung ditahan di Rumah Tahanan Kotamobagu dan 4 April 2017 dua warga negara asing tersebut dideportasi.
Kedua WNA tersebut menyalagunakan ijin tinggal, dimana satu diantaranya berjualan asesoris di pasar 23 Maret Kotamobagu.

Ditempat terpisah KASUBSI INSARKOM Wasdakim Melgi Pahibe saat berada di ruangannya mengatakan berkaca dari pengalaman maka pihaknya lebih teliti dan jeli melihat gerak gerik para WNI serta seluruh masyarakat yang datang di kantor terkait dengan kepengurusan pasfortnya," ujar Melgi.(Feky Sajow)

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »

Berita Terkait

15.00.00

0 komentar:

Posting Komentar