Iklan

ANIAYA WARTAWAN DI MAPOLDA SULUT, KARIER FMT (ETHA) ... THE END!

Posted by Unknown on Sabtu, 01 April 2017


MANTAN ANGGOTA DEKAB DAN CALON BUPATI MINUT TERJERAT PENIPUAN DITAHAN POLDA SULUT
Manado, Identitasnews.com – Sadis… Itulah kalimat yang paling tepat dialamatkan terhadap FMT alias Etha, warga Jakarta yang kini mendekam di Mapolda Sulut, terkait laporan pihak yang dirugikan akibat perbuatannya.
Ronny Lumempouw alias Mangkol, wartawan televisi yang kesehariannya meliput di Biro Polda Sulut, seperti biasanya melakukan wawancara kepeda narasumber terkait.
Jumat (31/3), bersama beberapa rekan wartawan, Mongkol berniat mewawancarai FMT alias Eta.Korban langsung mendekat untuk melakukan wawancara kepada wanita yang menggunakan baju tahanan berwarna Orange (baju seragam tahanan).

Tiba-tiba Mongkol dipukul FMT yang ditengarai telah berstatus Tersangka penipuan dan penggelapan saat dirinya hendak mewawancarai Tersangka yang kita ketahui bersama merupakan mantan calon Bupati Minahasa Utara (Minut).
FMT yang juga mantan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Minut yang juga dikenal banyak uang, kini terjerat kasus hukum terkait penipuan dan penggelapan.

Sesuai pengakuan korban kepada rekan-rekan wartawan, awalnya melihat Eta keluar dari sel tahanan Polda Sulut, semua wartawan yang ada langsung berduyun-duyun.

Kemudian, saat tersangka akan masuk keruangan penyidik, korban langsung mengambil gambar. Tiba-tiba, tersangka membalikan badannya, dengan histeris menampar korban dengan keras dibagian pipi kiri dan bagian telinga di depan Ruangan JATANRAS.
"Benar tersangka memukul saya saat sedang mengambil gambar. Saya tidak terima diperlakukan seperti itu, sebab saat itu saya sedang bertugas, dan saya sudah melakukan peliputan sesuai prosedur. Saya akan tempuh jalur hukum," tegas dia.
Sementara Kapolda Sulut melalui Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Ibrahim Tompo membenarkan adanya kejadian tersebut. "Saya sarankan untuk menempuh jalur hukum jika merasa di rugikan," imbau dia.(Red)

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »

Berita Terkait

02.00.00

0 komentar:

Posting Komentar