HUT SHS
Headlines News :
Home » , » Hari Ini Genap Seminggu Pencarian Lansia Warga Kampung Baru - Warisa

Hari Ini Genap Seminggu Pencarian Lansia Warga Kampung Baru - Warisa

Written By Unknown on Kamis, 20 April 2017 | 15.30.00

 Wailan Ransun: "Hanya ada satu cara agar oma itu bisa ditemukan... ..."

Airmadidi, Identitasnews.com - Terhitung sejak Kamis 14 April 2017, sampai hari ini, pencarian masyarakat Desa Warisa Kampung Baru Kecamatan Talawaan Minahasa Utara terhadap lansia Mahani Aswaji atau akrab disapa Oma Hani (67) warga Desa Kampung Baru Jaga 1 Kecamatan Talawaan, belum membuahkan hasil, kendati para relawan telah berduyun-duyun datang ke lokasi kejadian, untuk membantu mencarinya.


Seperti diberitakan www.identitasnews.com pada waktu kejadian, korban dan keluarganya yang kerja di Kobong Toka Sapi untuk memetik padi (panen padi), mendadak hilang di area mata air saat hendak buang air ke sungai kecil dekat tempat mereka bekerja. Anehnya, di sekeliling area tersebut, banyak para petani aktif bekerja dan mendiami sabuah-sabuah disekitar situ.
Pihak keluarga korban sudah kelelahan melakukan encarian dan menunggui tempat itu, namun masih aja tak ada tanda-tanda keberadaan wanita malang berdarah Gorontalo itu. "Berhari-hari kami mencari bahkan sudah didukung penuh masyarakat dan para relawan dari luar Warisa dan Kampung Baru, tetap oma belum kami temukan," tutur Udin (nama disamarkan red-).


Padahal, lanjut Udin, semua cara dan saran sudah dilakukan sampai mendatangkan para ahli sprirtual bahkan Pak Imam dari mesjid setempat, tapi tetap saja belum berbuah hasil. "Kami sudah ikhlas kalau memang Oma harus ditemukan dalam keadaan meninggal dunia, kami sudah lapang dada. Yang buat kami sedih adalah, fisik dari Oma belum ditemukan," timpal dia.
Pria 30-an tahun itu (Udin red-) juga menceritakan bahwa beberapa hari sebelumnya, ada ahli spiritual dari Halmahera datang bermeditasi, dan mendapat petunjuk. "Orang Halmahera itu bilang, Oma masih hidup, tapi jasadnya disembunyikan makhluk gaib, dan jiwanya terpisah di alam lain. Dia masih dapat ditolong," jelas Udin.

Kamis (21/4), sekelompok pemuda dari TRISULA SAKTI SULUT Cabang Persiapan Airmadidi (TSS CP) Airmadidi/Minut 7), menyambangi lokasi kejadian. Menurut Wailan Ransun pengurus TSS CP Minut 7, mereka berupaya melakukan pencarian sebagai rasa toleransi dan keterpanggilan sebagai sesama manusia.
"Kami hanya mencoba, apakah bisa menemukan jasad dari Oma itu. Kalau Yang Maha Kuasa berkenan dan kita temukan, kan kita sudah membantu keluarg yang bersedih ini," tutur Ransun.


Tim TSS CP Airmadidi/Minut 7 yang dikomandoi Wailan Ransun dikenal memiliki anggota yang mampu menerawang alam gaib. Sebut saja Jemsy P, anak pemuda 17 thun asal Airmadidi ini ampu menerawang hal-hal yang sukit diukur dengan akal sehat.
"Jemsy ini sudah beberapa kali menolong mencari barang milik orang yang hilang. Kali ini Jemsy melihat kemungkinan oma itu ditemukan masih ada. Saran kami, keluarga korban meminta Pala, Kumtua, Pak Imam, seorang Pendeta dan warga yang bisa berbahasa Tonsea dengan baik, beribadh ditempay ini. Sesudah itu, mintalah kepada para leluhur agar mengembalikan Oma Hani. Semoga cara ini berhasil," tandas alumnus Fakultas Hukum asal Desa Tountalete itu.(Red/John)
Share this post :

Posting Komentar

 
Support : Redaksi | Layanan Iklan | Hubungi Kami
Copyright © 2013 - All Rights Reserved
Hosting by Manado Web Hosting Publikasi by Identitas Team
Kreasi by MWD