HUT SHS
Headlines News :
Home » » ASET JALAN PROVINSI DI MINUT MEMPRIHATINKAN

ASET JALAN PROVINSI DI MINUT MEMPRIHATINKAN

Written By Unknown on Senin, 03 April 2017 | 13.34.00

Aliansi Pemuda Likupang Raya Pertanyakan Fungsi Aparat Hukum Terhadap Dana Pemeliharaan Ruas Jalan Sukur-Likupang


Rumimpunu: “Dana Pemeliharaan Jalan Selama Bertahun-tahun, Kemana”

Airmadidi, Identitasnews.com – Keadaan ruas jalan Provinsi Sulut PPK Jalan Sukur _ Likupang, mengenaskan. Pasalnya, dari ujung jalan Desa Wasian sampai wilayah Desa Likupang Satu, jalan sudah berlubang dan rusak disana-sini.

Lebih mengenaskan lagi, di wilayah Desa Kaweruan Kecamatan Likupang Selatan (Liksel) sampai ke Desa Likupang Satu, lubang-lubang menganga cukup besar dan dalam, sehingga menciptakan potensi kecelakaan lalu lintas (laka lantas) karena menghindari lubang itu.

“Ini so keterlaluan. Beberapa tahun lalu, so ada warga mati cilaka gara-gara ta isi di lubang jalan sini, mar mana Pemprov mo perhatikan, bagitu leh DPRDS Provinsi. Cuma beking torang sebagai tampa ambe suara,” keluh Ci Marni pedagang Ikan laut yang setiap pagi naik pick-up membawa dagangannya ke Pasar Jengki Manado Jumat (3/4).
Gerah dengan sikap Pemprov Sulut yang bertahun-tahun tidak memperdulikan nasib Ruas Jalan Sukur-Likupang, dan lelah mendengar keluhan masyarakat Likupang Raya, Ketua Aliansi Pemuda Likupang Raya, Donald Rumimpunu meminta instansi terkait untuk tidak tutup mata terhadap hal itu.
“Tolong pihak terkait, baik dari Provinsi Sulut maupun Kabupaten Minut, perhatikan Ruas Jalan Sukur – Likupang, apalagi di jalan lurus batas Desa Wasian dan Lumpias. Amper tiap hari ada orang cilaka disini apalagi malam hari. Jangan tunggu ada korban jiwa,” pintanya.

Lanjut Rumimpunu, sebaiknya pemerintah memprioritaskan hal yang paling penting dulu, perbaiki yang sudah sangat membutuhkan perbaikan, mengingat lubang-lubng menganga itu tepat di area jatuhnya roda kendaraan, padahal lubang-lubang itu ada dijalur bebas hambatan.
“Jangan nanti tunggu proyek untuk tender jalan datang. Ingat, destinasi wisata Sulut ada di Likupang Raya, bagaimana kita mendongkrak pariwisata kalau para pengunjung mengalami ketidak nyamanan dalam perjalanan lewat jalan Sukur –Likupang karena jalan berlubang dan rawan kecelakaan disana-sini,” semburnya.
Pihaknya juga mempertanyakan dana pemeliharaan jalan selama empat (4) tahun terakhir ini.
“Dana pemeliharaan jalan selama bertahun-tahun, kemana. Dimana fugsi aparat hukum terhadap masalah ini,” tukas Donal.

Disentil upaya pemerintah ada lewat perbaikan lubang-lubang jala memakai campuran semen, menurut Rumimpunu, itu bukan upaya pemerintah, tapi swadaya masyarakat.

“Itu bohong, perbaikan jalan pakai semen dan campurn material batu kerikil dan pasir adalah swadaya masyarakat, bukan pemerintah. Sudah bertahun-tahun ruas Jalan Sukur - Likupang nda pernah ada perawatan jalan. Yang lalu ada cuma pangkas rumput, itu jug sudah lama. Kalau pun ada pemeliharaan jalan, Sukur - Likupang so pasti lubang-lubang ini tidak ada. Ini boleh di cek langsung,” pungkas Rumimpunu.(Red/John)
Share this post :

Posting Komentar

 
Support : Redaksi | Layanan Iklan | Hubungi Kami
Copyright © 2013 - All Rights Reserved
Hosting by Manado Web Hosting Publikasi by Identitas Team
Kreasi by MWD