HUT SHS
Headlines News :
Home » » TELUK TATAPAAN TERCEMAR LIMBA SOLAR BEKAS

TELUK TATAPAAN TERCEMAR LIMBA SOLAR BEKAS

Written By Unknown on Rabu, 08 Maret 2017 | 09.29.00

Diduga Kuat Limbah Dari Kapal Pembangkit Listrik Karadeniz Powership Zeynep Sultan 



Minsel, Identitasnews.com – Teluk Tatapaan dikabarkan tercemar. Pasalnya, pencemaran terjadi akibat pembuangan limbah bekas oli. Diduga, dibuang oleh Kapal Pembangkit Listrik atau Marine Vessel Power Plant (MVPP) Karadeniz Powership Zeynep Sultan. Hal diatas membuat para nelayan Tatapaan merasa dirugikan.
Tak hanya itu saja, selain Teluk Tatapaan mengalami pencemaran. Juga dilaporkan Teluk Amurang ikut berimbas sisa oli bekas yang dibuang kapal tersebut. Tapi sayang, kejadian diatas belum ada tindakan resmi dari Dinas Lingkungan Hidup Minsel dan Syahbandar Amurang.
"Ya, benar bahwa laut Tatapaan kini tercemar akibat pembuangan limbah solar bekas. Pasalnya, ada salah satu kapal milik Marine Vessel Power Plant (MVPP) Karadeniz Powership Zeynep Sultan yang membuang limba solar bekas tersebut.
Akibatnya, untuk melaut pun kami terpaksa harus pergi lebih jauh. Sebab, pastinya kami tak akan mendapat ikan disekitar laut Tatapaan,’’ujar sumber yang minta namanya tak ditulis.
Senada dikatan salah satu nelayan asal Amurang. ‘’Kalau limba solar bekas, so banyak kali dilihatnya. Tapi, kami merasa belum ada tindakan resmi dari instansi terkait soal dugaan pembuangan limba oli bekas. Apakah instansi terkait mengetahuinya, ataukah mengatahui tapi dibiarkan,’’tanya sumber nelayan namun enggan disebut namanya.
Dari informasi yang dirangkum identitasnews beberapa bulan terakhir didapati seringnya Kapal Pembangkit Listrik atau Marine Vessel Power Plant (MVPP) Karadeniz Powership Zeynep Sultan membuang sisa limbah oli bekas dilaut. Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Minahasa Selatan Roi Sumangkut, ST MSi belum berhasil dihubungi. ‘’Maaf, pak kadis lagi ikut Diklat PIM III di Manado. Jadi, soal dugaan diatas pihaknya takut berkomentar. Jadi, nanti telpon jo kang,’’sebut staf dengan dialek kental Amurang tapi enggan sebut namanya. Sama halnya dengan Kepala Syahbandar Amurang Eddy Djafar belum berhasil juga. Termasuk, menghubungi Plh Edwin Maengkom, SE juga belum berhasil.(Meyvo Rumengan)
Share this post :

Posting Komentar

 
Support : Redaksi | Layanan Iklan | Hubungi Kami
Copyright © 2013 - All Rights Reserved
Hosting by Manado Web Hosting Publikasi by Identitas Team
Kreasi by MWD