HUT SHS
Headlines News :
Home » » DPRD Minut Gelar Paripurna Tahap II LKPJ Pemkab Minut Tahun 2016

DPRD Minut Gelar Paripurna Tahap II LKPJ Pemkab Minut Tahun 2016

Written By Unknown on Kamis, 30 Maret 2017 | 22.30.00


Airmadidi, Identitasnews.com - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kabupaten Minahasa Utara (Minut) menggelar rapat Paripurna Tahap II Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minut Tahun 2016 di aula besar DPRD, Kamis (30/3) kemarin.

Paripurna yang dipimpin langsung ketua DPRD Minut Berty Kapojos S.Sos ini dihadiri sekitar 23 anggota DPRD dari 30 jumlah keseluruhan wakil rakyat di tanah Tonsea itu.
Dalam pidato LKPJ Bupati Minahasa Utara (Minut) Vonnie Anneke Panambunan mengatakan, pertama-pertama ucapan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada seluruh anggota DPRD yang telah bersinergi dengan baik selang kurun waktu 2016 lalu, dalam menjalankan roda pemerintahan di Minut untuk kepentingan kemajuan daerah dan masyarakat.
"Di tahun 2016 lalu karena kebijakan pemerintahan pusat melalui presiden terhadap pengurangan atau pemangkasan anggaran APBN sehingga berdampak juga terhadap Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) kita di Minut. Akan hal itu kita (pemerintah, red) mencari jalan keluar dengan melakukan pemotongan anggaran belanja perjalanan dinas dan operasional kendaraan dinas.

Namun, tidak mengurangkan operasional yang bersentuhan langsung dengan masyarakat," kata Bupati berparas cantik itu. Lanjutnya, patut disyukuri dengan pemanfaatan anggaran dan pengelolaan yang sesuai peruntukannya, Minut mendapat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI perwakilan Sulut pada APBD tahun 2015 lalu.

Itu menunjukan efisiensi penggunaan anggaran pada tiap-tiap pos pemerintahan berjalan dengan seksama. Dan itu menjadi acuan tolak ukur eksekutif bersama legislatif untuk menjadikan daerah ini lebih baik kedepannya.
"Bukan hanya itu, di tahun 2016 kemarin, kita meraih penghargaan Pangripta Nusantara. Di bidang pengentasan angka kemiskinan dan pengangguran juga kita tekan melalui program-program industri rumah tangga. Namun, hal itu masih menjadi pekerjaan berat kita bersama agar di tahun-tahun akan datang dapat kita optimalkan pengurangan angka kemiskinan. Untuk peningkatan kualitas pendidikan juga terus digenjot dan peningkatan kualitas tenaga kerja lokal agar bisa bersaing di tengah kemajuan kemampuan pengetahuan tenaga kerja di skala nasional maupun internasional," pungkas Panambunan.(ADVERTORIAL/JOHN)
Share this post :

Posting Komentar

 
Support : Redaksi | Layanan Iklan | Hubungi Kami
Copyright © 2013 - All Rights Reserved
Hosting by Manado Web Hosting Publikasi by Identitas Team
Kreasi by MWD