HUT SHS
Headlines News :
Home » » ASISTEN II S W SIAGIAN BUKA KEGIATAN SOSIALISASI SISTEM PENGADAAN SECARA ELEKTRONIK TAHUN 2017

ASISTEN II S W SIAGIAN BUKA KEGIATAN SOSIALISASI SISTEM PENGADAAN SECARA ELEKTRONIK TAHUN 2017

Written By Unknown on Selasa, 07 Maret 2017 | 21.00.00

Tondano, Identitasnews.com – Gelar Soialisasi Sistem Pengadaan Secara Elektronik, Tahun 2017, dilaksanakan diruang Sidang Kantor Bupati Minahasa, Selasa (7/3) pukul 13.00 wita, oleh Narasumber Kasubag ULP Pengadaan Barang dan Jasa Sekretariat Provinsi Sulut (TOT LKPP RI) Felleps S Wuisan, diikuti oleh perangkat daerah Kabupaten Minahasa serta penyedia barang dan jasa.
Sosialisasi diawali Laporan Drs Oswald J Kanter selaku Kabag Pengadaan Barang Jasa Setdakab Minahasa, pada tahapan dasar pelaksanan dari Peraturan Presiden No 54 Tahun 2010, tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah sebagaimana trakhir kali dirubah dengan PERPRES No 4 Thn 2015 dan Peraturan Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah (PERKA-LKPP) No 1 Thn 2015 tentang e-tendering serta latar belakang, maksud dan tujuan sosialisasi.
Dalam sambutan Bupati Minahasa melalui Asisten Perekonomian dan Pembangunan SekdaKab Minahasa. Dikatakan bahwa, pada proses kegiatan pemerintahan tidak lepas dengan adanya kegiatan pengadaan barang dan jasa dan dalam era keterbukaan informasi saat ini, maka dibutuhkan sarana yang bisa mengakomodir keterbukaan informasi yg dibutuhkan oleh masyarakat.
Sistem pengadaan barang dan jasa secara elektronik yang dikembangkan oleh lembaga kebijakan pengadaan barang dan jasa pemerintah (LKPP) telah mengakomodir bentuk keterbukaan informasi publik akan proses pengadaan barang dan jasa pemerintah.
Pada Tahun 2015 Pemerintah Kabupaten Minahasa mendapatkan prestasi membanggakan dalam bidang pengadaan barang dan jasa melalui survei yang dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melalui prog SIPS-CIDA (Kanada) kerjasama dengan KPK dimana pemerintah Kabupaten Minahasa meraih 0% tingkat gratifikasi pada Bidang Pengadaan Barang dan Jasa.
"Artinya komitmen pemerintah daerah utk memberantas korupsi, kolusi dan nepotisme dlm bidang pengadaan barang dan jasa sudah memberikan hasil yang maksimal dan kedepannya akan lebih ditingkatkan lagi sehingga proses pengadaan barang dan jasa dapat dinikmati masyarakat Minahasa tentunya,” jelas dia.(Ronny Rantung)
Share this post :

Posting Komentar

 
Support : Redaksi | Layanan Iklan | Hubungi Kami
Copyright © 2013 - All Rights Reserved
Hosting by Manado Web Hosting Publikasi by Identitas Team
Kreasi by MWD