Iklan

Tim Soa-soa Polsek Dimembe Gondol Tersangka Penculikan Balita Dari Bone Sul-Sel

Posted by Unknown on Selasa, 07 Februari 2017

Airmadidi, Identitasnews.com – Pada berita sebelumnya, telah dimuat yang mana aparat Polsek Dimembe dibawah komando Kanit Reskrim Brigadir Jerry Tumundo dan tim, Senin 06 Februari 2017 (kemarin), telah bertolak Kabupaten Bone Sulawesi Selatan, menjemput Tersangka Anto Jaya bersama Balita Gerald (1), korban yang dibawa kabur oleh Tersangka, dengan laporan ibu korban pada Jumat 3 Februari 2017 lalu.

Menurut Kapolsek Dimembe AKP Saguh Rianto, TSK merupakan pasangan kumpul kebo dari ibu korban (adik Gerald red-), yaitu Mega Pesik (pelapor). TSK dan korban bertemu di Kalimantan, selanjutnya tinggal bersama di Kolongan Talawaan. Pada hari Kamis 2 Februari 2017, sekitar jam 09 pagi TSK keluar dari rumah membawa adik Gerald.
“Tersangka telah memperdaya orangtua korban dan membawa lari anak tersebut ke daerah asalnya. Kamis sekitar jam 23.00 wita, Tsk menelpon pelapor dengan nomor 0812552702XX dan 0821481555XX. Tsk mengatakan bahwa balita itu ada ditangannya, dan tidak akan diberi makan, susu dan akan dibuang ke sungai. Kami telah mendeteksi posisi Tsk. Dia terdeteksi berada di kampung halamannya di Bone Sulawesi Selatan. Anggota telah bertolak mengejar TSK,” jelas Saguh  kemarin.
Dalam perjalanan ke Kabupaten Bone, Tim Soa-soa yang dipimpin Kanit Reskrim Brigpol Jerry Tumundo, berkordinasi dengan Reskrim Polres Bone. Hari Minggu (5 Februari) pukul 18.30 wita, rekan-rekan dari Polres Bone telah memantau keberadaan Tersangka dan mengamankan Tersangka tanpa ada perlawanan.
“Hari Senin 2017 TSK dan ade Gerald kami jemput di Polres Bone Polda Sulsel, dalam keadaan sehat wal afiat dan hari ini Selasa 07 Februari 2017, menumpang pesawat Lion Air penerbangan pukul 12.00 witta menuju Manado,” tandas Tumundo.
Kapolsek Dimembe AKP Saguh Rianto membenarkkan keterangan tersebut. Ia tinggal menunggu kedatangan rombongan yang membawa Tersangka dan korban untuk diproses hokum lebih lanjut.
Menurut Saguh, kendati korban (Gerald) tidak di apa-apakan oleh Tersangka, dan di rawat dengan baik, namun perbuatan Tersangka tetap salah dan akan diproses sesuai hokum yang berlaku.
“Tetap sudah bersalah, karena membawa anak orang tanpa sepengetahuan ibunya. Tersangka dikenai Pasal 83 ayat 1 UU no 35 Tahun 2014, Tentang Perlindungan Anak.  Tersangka terancam hukuman penjara minimalan 5 tahun kurungan badan, maksimal sampai 15 tahun penjara,” tandas perwira ramah mantan Kapolsek Likupang itu.(John)

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »

Berita Terkait

13.27.00

0 komentar:

Posting Komentar