HUT SHS
Headlines News :
Home » » Rekrutmen Tenaga Kontrak Dirampingkan

Rekrutmen Tenaga Kontrak Dirampingkan

Written By Unknown on Rabu, 08 Februari 2017 | 04.30.00

Tiwa: "Maksimalkan Kerja ASN"


Minsel, Identitasnews.com - Jumlah tenaga kontrak di Kabupaten Minahasa Selatan tahun 2017 ini bakal diciutkan atau dikurang. Pasalnya, Pemkab Minsel tak mampu lagi membayar gaji tenaga kontrak yang terlalu banyak. Maka dari, jumlah tenaga kontrak di Minsel akan diciutkan alias menunggu penyusunan Analisisi Jabatan alias Anjab.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pendidikan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Minahasa Selatan, Drs Ferdinand Roy Tiwa menjelaskan, bahwa jumlah tenaga kontrak di Minsel terjadi pengurangan. ‘’Pasalnya, sesuai informasi dari Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), anggaran untuk gaji tenaga kontrak melalui APBD 2017 telah dikurangi. Maksudnya, APBD 2017 dilakukan penghematan anggaran,’’ujar Tiwa, Selasa (7/2/2017).
Menurut Tiwa, untuk rekrutmen tenaga kontrak terlebih dulu BKPP akan menyusun Analisis Jabatan (Anjab). Nanti dari hasil diatas akan terlihat apakah dibutuhkan atau tidak tenaga kontrak. Sebab Pemkab Minsel akan memaksimalkan kerja Aparatur Sipil Negara (ASN). Kalau nantinya dari hasil Anjab tidak diperlukan tenaga kontrak, maka tidak akan dilakukan rekrutmen tenaga kontrak,’’katanya.
Dijelaskannya lagi, rekrutmen tenaga kontrak harus sesuai kebutuhan. Selain itu juga, disesuaikan dengan keuangan daerah yang memang terbatas. Bahkan, saat ini pemerintah lebih konsentrasi menyerap anggaran bagi pembangunan fisik. Sehingga, rekrutmen tenaga kontrak lebih ditujukan pada tenaga professional seperti yang dibutuhkan OPD-OPD pengguna.
"Jadi, rekrutmen tenaga kontrak akan dilakukan tapi sesuai kebutuhan, terutama tenaga teknis. Selain itu, pihaknya akan menghindari gagal bayar dikarenakan anggaran tidak cukup. Sehingga, jumlah dikurangi pada segi lain gaji dengan peningkatan sesuai Upah Minimun Provinsi (UMP),’’sebut Tiwa.
Menyangkut perekrutan diatas, Tiwa menjelasakan tetap menggunakan system tes. Dimana, para peminat harus melamar. Setelah itu, dilaksanakan tes. ‘’Tes nantinya benar-benar guna melihat kualitas dari pelamar sesuai kebutuhan yang diminta OPD. Ditanya soal waktu, Tiwa mengatakan tunggu Anjab. Kalau Anjab selesai, maka rekrutmen tenaga kontrak professional akan dilaksanakan,’’pungkasnya.(Meyvo Rumengan)
Share this post :

Posting Komentar

 
Support : Redaksi | Layanan Iklan | Hubungi Kami
Copyright © 2013 - All Rights Reserved
Hosting by Manado Web Hosting Publikasi by Identitas Team
Kreasi by MWD