HUT SHS
Headlines News :
Home » » Merasa Diancam Dan Diusir Saat Meliput, Wartawan Polisikan Oknum Pejabat Minsel

Merasa Diancam Dan Diusir Saat Meliput, Wartawan Polisikan Oknum Pejabat Minsel

Written By Unknown on Selasa, 28 Februari 2017 | 22.30.00

Minsel, Identitasnews.com - Satu lagi tindakan tidak terpuji diperlihatkan oknum pejabat Pemkab Minsel NR, terhadap keempat wartawan media online yang sedang melakukan kegiatan investigasi atas dugaan penyerobotan tanah aset Pemkab Minsel.
Keempat wartawan biro Minsel HL ( Speednews-manado.com), JT (Aktualsulut.com), RL (Elnusanews.com) FK(Kabarpost), diketahui terlebih dahulu mendapat perlakuan tidak baik oleh istri oknum NR saat melakukan pengambilan gambar di lokasi pasar Tenga, jumat (24/2/2017) lalu.
Kemudian pada sabtu,(25/2/2017) masuk pesan sms di handpone milik wartawan media ini (aktualsulut.com) yang setelah dibaca dinilai berisikan kalimat berupa ancaman.
Karena nomor yang masuk namanya tidak terdaftar dihandpone wartawan media ini, maka secara bersama wartawan lainnya, melakukan komunikasi balik ke nomor tersebut.
Dalam komunikasi balik tersebut diketahui kalau yang mengirim pesan lewat sms adalah NR, oknum pejabat di Pemkab Minsel yang tidak terima dengan kegiatan peliputan investigasi di lokasi pasar Tenga yang dilakukan oleh keempat wartawan biro Minsel, terkait dugaan penyerobotan tanah aset Pemkab Minsel oleh NR.
Lewat komunikasi telepon selular tersebut oleh wartawan media ini menjelaskan kepada NR, bahwa terkait kunjungan yang dilakukan keempat wartawan adalah bagian tugas peliputan investigasi yang dilindungi oleh UU RI No 40 tahun 1999 tentang Pers, namun tidak digubris dan malah NR mengecam balik.

Merasa terancam dengan kiriman sms tersebut, keempat wartawan meminta perlindungan hukum dan sekaligus melaporkan secara resmi dugaan pengancaman dan pencemaran nama baik tersebut ke Polres Minsel.
Laporan dari keempat wartawan tersebut diterima oleh Kanit SPKT Polres Minsel Aipda Paebang Gama, dengan dibuatkan laporan polisi No LP 69/II/ 2017/SULUT dan dilanjutkan ke satuan Reskrim untuk ditindak lanjuti.
"Kami telah membuat laporan polisi dan selanjutnya akan diteruskan ke satuan Reskrim untuk ditindak lanjuti lebih lanjut," ucap Gama.(Red)
Share this post :

Posting Komentar

 
Support : Redaksi | Layanan Iklan | Hubungi Kami
Copyright © 2013 - All Rights Reserved
Hosting by Manado Web Hosting Publikasi by Identitas Team
Kreasi by MWD