Iklan

Duel Tak Seimbang Desa Pinilih, Kedua Belah Pihak Tumbang Terbaring di RS

Posted by Unknown on Minggu, 19 Februari 2017

Airmadidi, Identitasnews.com – Hari Minggu yang seharusnya merupakan hari yang sacral karena di hari yang terakhir itu merupakan hari Kudus, ternyata tidak demikian bagi beberapa pria asal Desa Pinilih Kecamatan Dimembe.
Minggu 19 Februari 2017, jam 18.00 wita, warga dan aparat Polsek Dimembe dibawah taktis Tim Soa-soa Reskrim gabungan, harus melarikan dan mengawal beberapa pria asal Desa Pinilih setelah bersimbah darah, usai duel dengan senjata tajam jenis pisau dan parang.

Kapolsek Dimembe, AKP Saguh Rianto melalui Kanit Reskrim Brigadir Jerry Tumundo ketika d konfirmasi via massagers membenarkan kejadian itu. “Kedua belah pihak berkelahi tak seimbang, dan menggunakan senjata tajam. Mereka diduga sama-sama sudah mengkonsumsi minuman keras,” katanya Minggu (19/2), pukul 22.00 wita.
Kronologi duel tersebut kata Tumundo, adalah sebagai berikut, pada hari Minggu tanggal 19 Februari 2017, pukul 18.00 wita, (tadi sore) di Desa Pinilih Jaga I Kecamatan Dimembe, telah terjadi duel atau lebih tepat disebut Penganiayaan oleh pria Rudy Wuisan (37),Roy Wuisan (41), dan Dedi Wuisan (33),warga Desa Tatelu jaga VI Kecamatan Dimembe, dengan pria Kasmat Maniku alias Mate (48), warga Desa Pinilih jaga I Kecamatan Dimembe.
“Duel itu berawal dari ke-tiga lelaki (Rudy, Dedi dan Roy) sedang berada di lapangan sepak bola di Desa Pinilih Jaga I Kecamatan Dimembe. Dari arah lain, di jalan raya datang Andy Pangompia. Tiba-tiba Pangompia dikejar oleh ketiga lelaki yang diduga sudah mengkonsumsi minuman keras. Mereka diduga sudah mengkonsumsi minuman keras, mengejar Pangompia dengan senjata tajam jenis pisau. Melihat gelagat tidak baik, Andy Pangompia langsung melarikan diri,” beber Tumundo.

Kemudian lanjut Kanit Reskrim Polsek Dimembe itu, ketiga bersaudara yang kehilangan buruannya, bertemu dengan lelaki Kasmat Maniku alias Mate petani setempat. “Ketiga lelaki itu berubah mengejar Mate dengan barang tajam, dan Mate pun langsung melarikan diri, tapi ternyata dia pulang kerumahnya yang berjarak sekitar 30 meter dari posisi ke-tiga lelaki itu.
“Lelaki Mate ternyata mengambil parang dan kembali dimana ketiga orang itu berada, kemudian terjadi perkelahian tak seimbang. Akibat kalah jumlah (karena 1 lawan 3), Kasmat Maniku alias Mate mengalami luka di bagian kepala sebelah kanan, luka tikaman di bagian belakang dan luka robek di tangan sebelah kanan, saat ini berada di RS. Walanda Maramis, akibat pengroyokan bersenjata itu,” jelas Tumundo.
Tapi, senjata ditangan Mate, bukan tidak kena sasaran. Ketiga bersaudara nekat itu, ternyata dua darike-tiganya tidak luput dari luka. Kalau Roy mengalami luka robek di bagian perut dan kepala, Rudi mengalami luka dibagian belakang, sedangkan lelaki Dedy tidak mengalami luka,” tukas Kanit Reskrim.
Menurut Kapolksek Dimembe AKP Saguh Rianto, baik pelaku dan korban, sekarang masih dalam proses penyelamatan dan penyembuhan. Kalau sudah sembuh dan pulih, mereka akan diperiksa, dan dip roses hokum sesuai aturan yang ada.
“Dugaan sementara, peristiwa berdarah itu dipicu akibat sudah mengkonsumsi miras. Kalau keadaan fisik mereka sudah pulih, maka mereka akan diperiksa, di ambil keterangan dan di BAP. Untuk sementara waktu ke-tiga pelaku kita kenai Pasal Pengeroyokan 170 KUHP dan 351 ayat 2, tapi yang lebih pasti, biar nanti usai di BAP,” tandas perwira senior yan akrab dengan wartawan itu (Kapolsek Dimembe AKP Saguh Rianto red-).(John)

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »

Berita Terkait

23.30.00

0 komentar:

Posting Komentar