HUT SHS
Headlines News :
Home » » Cabang Olahraga di Minsel tak Bertuan, KONI ‘Mati Suri’

Cabang Olahraga di Minsel tak Bertuan, KONI ‘Mati Suri’

Written By Unknown on Jumat, 10 Februari 2017 | 21.30.00

Minsel, Identitasnews.com - Kabupaten Minahasa Selatan dikenal banyak cabang olahraga (Cabor) yang bisa diandalkan ditingkat daerah hingga provinsi. Seperti sepak bola, bulu tangkis, atletik (lari, red) dan dansa. Namun, pasca Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Minsel Kristovorus Decky Palinggi, SE tinggalkan Minsel dan tak ada kabar lagi keberadaanya. Maka, KONI Minsel pun mati atau tak lagi memiliki harapan.
"Bukan hanya itu saja, kekecewaan para olahragawan di Minsel, pasca KONI tidak memiliki ‘taji’ dan mendapat suntikan dana dari APBD Induk. Jadi, tak pelak setelah KONI tak ‘bertuan lagi’ cabang olahraga di Minsel hilang kendali. Kecuali itu, tinggal perorangan yang melakukan latihan atau mengikuti lomba tanpa biaya,’’ujar Fendy Lengkong, salah satu pelatih asal Buyungon.
Dikatakan Lengkong, cabang olahraga di Amurang dan Minsel pada umumnya banyak yang bisa diandalkan. Namun sayangnya, bukan karena KONI Minsel tak memiliki pengurus.Tetapi, sejak beberapa tahun cabang olahraga Minsel tak mendapat suntikan dana dari pemerintah.
"Jelas, hal diatas sangat memiriskan. Akibatnya, pengurus cabang (Pengcab) olahraga yang ada di Pemkab Minsel tak bisa bekerja dengan baik. Bukan hanya itu saja, Pengcab yang umumnya dinakodai pejabat eselon II dan III dilingkungan Pemkab Minsel tak bisa berbuat apa-apa. Ini menjadi pelajaran berharga dimata Pemkab Minsel. Karena memang, hanya mendiamkan begitu saja tanpa ada perhatian,’’jelas Lengkong yang mantan pemain PS Garuda Buyungon.
Senada dikatakan Bonie Pelealu, pemerhati olahraga sepak bola di Minsel melihat keberadaan KONI dan Pengcab dari tahun ketahun tak bisa berjalan dengan baik. ‘’Karena hal diatas tidak ditunjang dengan dana melalui APBD. Padahal, olahraga Minsel bisa diandalkan ketingkat daerah dan provinsi. Bahkan, di zaman Gubernur EE Mangindaan, pesebakbolaan asal Amurang-Minsel banyak jadi tim PSSI Sulut di PON. Tapi, sekarang melihat keinginan dan kerinduan diatas, mereka pun langsung ‘loyo’ lantaran tak ditopang pendanaan,’’tegas Pelealu. Ditemui terpisah, Sonny Makaenas, AP Msi mengaku kepengurusan KONI Minsel memang ‘’matisuri’.‘’Alasannya, tidak ada ketua lagi dan tidak diperhatikan Pemkab Minsel. Bahkan, sudah diusulkan digelar Muscab KONI sejak tahun 2016. Tetapi, hingga saat ini belum berhasil dilakukan. Jadi, memang sebelumnya dirinya sebagai sekretaris KONI Minsel. Akan tetapi, sekarang kepengurusan KONI Minsel dimisioner,’’sebut CamatAmurang Barat ini.(Meyvo Rumengan)
Share this post :

Posting Komentar

 
Support : Redaksi | Layanan Iklan | Hubungi Kami
Copyright © 2013 - All Rights Reserved
Hosting by Manado Web Hosting Publikasi by Identitas Team
Kreasi by MWD