Iklan

SEKOLAH WAJIB MASUKAN USULAN

Posted by Unknown on Jumat, 20 Januari 2017

Kotamobagu, Identitasnews.com - Dalam rangka  pacu program pembangunan pendidikan berkualitas di Kota Kotamobagu,  nampaknya  dinas pendidikan Kota Kotamobagu melakukan gerak cepat dan secara transparan melakukan sosialisasi dan evaluasi terhadap  sekolah  agar supaya seluruh program yang telah diprogramkan dapat direalisasikan dengan baik.
Kadis Pendidikan Kota Kotamobagu Dra. Rukmini Simbala MAP  melalui Kabid Dikdasmen Rastono S.Pd. ME kepada media ini di ruang kerjanya mengatakan bahwa dia telah memberikan penyampaian kepada Kepala sekolah untuk diusulkan dapat program pembangunan pendidikan sekolah wajib mengajukan usulan ke disdik tentang Rkb, rehab kelas, jamban, pagar, lapangan upacara, peralatan pendidikan, penambahan guru dan lain lain. Menurut Rastono sekolah itu adalah ujung tombak sehingga sekolah itu jangan hanya menunggu dapat atau tidak tetapi harus pro aktif dalam rangka kemajuan pendidikan sesuai dengan harapan pemerintah. Dengan demikian sekolah harus mencatat dan mendata apa yang menjadi kendala dan bukan yang baik - baik saja yang dilaporkan. Tutur Rastono. Lanjut Rastono proposal yang dimasukan ke disdik harus komprehensif semua persoalan sekolah harus lengkap karena akan dibuat penetapan supaya tidak akan minta lagi. Semua usulan akan dievaluasi dan akan direalisasikan mana yang prioritas. Kalau RKB sudah ada maka bisa mengarah pada paving. Apa yang menjadi permintaan sekolah akan dikroscek walaupun pelaksanaan tidak mungkin satu kali tapi kalau sudah ada pada daftar usulan maka tinggal bagaimana cara memperjuangkannya namun usulan dari pihak sekolah tersebut yang pasti tetap akan direalisasikan sesuai kebutuhan. Titup Rastono.
Ditambahkan lagi oleh Sekretaris dinas Pendidikan Kota Kotamobagu Kadri Bangol   bahwa yang akan mendapat bantuan itu harus usulan dari bawah misalnya  dinas menyediakan  10 rehab berat tapi mana usulannya sehingga yang akan mendapat bantuan adalah berdasarkan usulan dari sekolah. Menyangkut propsal usulan yang masuk 2016 sebaiknya dimasukan kembali karena dengan adanya pergantian kabid maka harus diingat jangan sampai proposal yang dimasukan itu tercecer. Tutur Kadri Bangol.(Feky Sajow)

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »

Berita Terkait

01.10.00

0 komentar:

Posting Komentar