HUT SHS
Headlines News :
Home » » Pratasis: “DPRD Tidak Perlu Campuri Roling Pejabat”

Pratasis: “DPRD Tidak Perlu Campuri Roling Pejabat”

Written By Unknown on Senin, 09 Januari 2017 | 12.00.00

Amurang, Identitasnews.com - Isu jual beli jabatan di lingkup Pemerintah Kabupaten Mionahasa Selatan (Pemkab Minsel) adalah bentuk kekecewaan para ASN yang tidak diakomodir pada Roling Pejabat dan tidak masuk pada struktur kabinet Pemerintahan CEP-FDW.
Menurut Noldy Pratasis, Ketua LSM Pelopor Angkatan Muda Indonesia Perjungan (PAMI-P), isu murahan seperti ini tidak pantas ditanggapi oleh Dewan , jika dewan paksakan untuk melakukan hearing ini akan permalukan citra DPRD.
“Karena isu murahan ini bukan hal yang urgen bagi pihak DPRD untuk dapat membahas dan membuat hal ini menjadi suatu polemic. Ada baiknya jika pihak DPRD Minsel mengurus masalah kamar hotel fiktif saja, mengingat inilah permasalahan serius yang harus dibicarakan karena hal ini berhubungan dengan uang rakyat,” tukas Pratasis kepada www.identitasnews.com.
Lanjut dia, biarlah anggota DPRD terhormat menjadi sistem kontrol Pemerintah untuk hal-hal yang lebih bermanfaat bagi rakyat.” Para wakil rakyat sebaiknya mengurus hal-hal yang bermanfaat dan dapat memberikan PAD bagi daerah, bukan mengurus isu yang hanya merusak nama baik DPRD Minsel saja.” Sembur Noldy Pratasis.
Pratasis juga menambahkan bahwasannya DPR harus bijak melihat permasalahan bukan hanya mendengar kemudian menelan bulat-bulat tanpa disertai buki yang jelas sebelum melamparkan isu.
“Kenapa, sebab dengan Isu murahan seperti ini, hanya membuat pemeritahan gaduh, yang disebabkan oleh oknum-oknum yang tidak  tunduk pada sumpah setia ASN yang tidak ada rasa senasib sepenanggungan, tidak dapat bertanggung jawab, sehingga melontarkan isu provokatif hanya karena tidak diakomodir disuatu jabatan. Harusnya, di akomodir atau tidak, Sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS), mereka harus legowo mengingat prinsip kerja pemerintah dalam mencari sosok pejabat bukan karena kedekatan dengan pemimpin Bupati atau wakil Bupati, atau karena Partai Politik, tapi karena kapasitas dan kwalitas dan bertanggung jawab pada tugas ,itu yang diutamakan Bupati Minsel saat ini, tandas Pratasis seraya menambahkan, secara pasti roling pejabat yang dilakukan oleh Bupati dan wakil Bupati, itu dinilai dari kinerja dan loyalitas kepada pemimpin.“Dan semuanya sudah sesuai dengan meknisme dan aturan,” tandasnya.(Meyvo Rumengan)
Share this post :

Posting Komentar

 
Support : Redaksi | Layanan Iklan | Hubungi Kami
Copyright © 2013 - All Rights Reserved
Hosting by Manado Web Hosting Publikasi by Identitas Team
Kreasi by MWD