HUT SHS
Headlines News :
Home » » PLN Sebut, Tunggakan Listrik Miliaran Rupiah Pemkab Minsel, Segera Akan Dibayarkan

PLN Sebut, Tunggakan Listrik Miliaran Rupiah Pemkab Minsel, Segera Akan Dibayarkan

Written By Unknown on Kamis, 19 Januari 2017 | 04.30.00


Minsel, Identitasnews.com - Hutang piutang antara Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan (Pemkab Minsel) dengan PT PLN (Persero) dikabarkan segera tuntas. Ke dua pihak telah bersepakat dan kini proses pembayaran tinggal menunggu surat keputusan (SK) pengangkatan bendahara baru.
“Setelah dilakukan perhitungan dengan kewajiban kami membayar PPJ, maka Pemkab akan menbayar senilai Rp 5,4 miliar,” kata Manager Rayon PLN Amurang, Giovanny K Tutuhatunewa.
Tadi siang Geovanny mengatakan, dana sebesar itu akan disetor Pemkab Minsel kepada PLN setelah dipotong kewajiban PLN membayar Pajak Penerangan Jalan (PPJ) yang terakumulasi sebesar Rp 8 miliar.
“Sudah berproses, tinggal menunggu SK pengangkatan Bendahara baru dari Pemkab (Minsel),” ujarnya.
Perhitungan hutang piutang rekening listrik PLN dan PPJ Pemkab ini, telah disepakati namun masih dalam proses administrasi. Pemkab Berhutang Rp 5,4 M “Saya sangat mengapresiasi Pemkab (Minsel) karena sudah setuju dan siap membayarnya. Ini tinggal terbentur pada belum ditetapkannya bendahara sekretariat atau bendahara lainnya di semua OPD baru. Dan saat ini tinggal menunggu SK bendahara baru. Kalau sudah ada, pencairan dananya akan segera berproses,’’ujar Giovanny.
Dia juga mengungkapkan bahwa hutang rekening listrik Pemkab Minsel tahun 2016 tersebut awalnya tidak sebanyak itu. Nilainya terus membengkak karena terjadi penundaan dari bulan ke bulan.
Giovanny memaklum jika Pemkab Minsel sempat diperhadapkan dengan kesulitan dana karena adanya pemangkasan anggaransecara nasional pada tahun 2016. “Sebagaimana pertemuan akhir Desember 2016 lalu, maka Pemkab (Misel) telah memastikan untuk segera membayar kewajibannya pada Januari 2017 ini.
Keterlambatannya tinggal karena belum ada penetapan bendahara baru disemua SKPD dan secretariat daerah,” katanya.
Karena itulah, ia menyatakan akan melakukan pertemuan dengan pimpinan PT PLN Area Manado dalam dekat ini untuk menjelaskan latar belakang belum adanya pencairan dananya. “Ini perlu saya jelaskan kepada atasan saya di Manado,” ujarnya.
Asisten III Bidang Administrasi Umum Setdakab Minsel, Drs James Tombokan membenarkan kesepakatan tersebut. Ia menjelaskan, kelambanan pencairan dananya karena belum ada penetapan bendahara baru.
‘’Setiap tahun, ditetapkan bendahara baru dengan SK. Kalau juga masih bendahara lama, tetap harus diterbitkan SK Bupati. Jadi, kali ini pembayaran hutang terhalang karena menunggu SK bendahara baru. Apabila SK bendahara baru sudah terbit maka pencairan dananya segera mungkin diproses,’’ ungkap Tombokan.(Meyvo Rumengan)
Share this post :

Posting Komentar

 
Support : Redaksi | Layanan Iklan | Hubungi Kami
Copyright © 2013 - All Rights Reserved
Hosting by Manado Web Hosting Publikasi by Identitas Team
Kreasi by MWD