Iklan

Kendati Sempat Meningkat di Tahun 2016, Diskes Minsel Mampu Mengantisipasi Kasus Rabies

Posted by Unknown on Senin, 16 Januari 2017


Amurang, Identitasnews.com - Disepanjang tahun 2016, ada sekitar 183 kasus Rabies yang terjadi Di Kabupaten Minsel, dan hal ini dibenarkan oleh Kadis Kesehatan Minsel dr Ternie Paruntu melalui Kabid P2P Dinas Kesehatan Stiven Umboh AMKL, dalam satu tahun pihak Dinas Kesehatan langsung melakukan Fogging sebanyak 85 kali.
“Sepanjang tahun 2016 semua kasus DBD di Minsel berhasil teratasi, ini semua berkat laporan masyarakat secara dini,” ujar Umboh.
Ia mengungkapkan, lokasi-lokasi yang dilaporkan menunjukkan gejala endemik perkembangan penyakit DBD dan secera cepat diberikan penanganan, di antaranya, Kecamatan Modoinding (Makaaruyen, Kecamatan Maesaan (Lowian), Kecamatan Ranoyapo (Lompat Lama), Kecamatan Motoling (Motoling 2), Kecamatan Motoling Barat (Tondey) dan Tenga (Pakuure Raya).


Selain itu, ada pula Kecamatan Sinonsayang (Poigar 1, Poigar 2 dan Tiniawangko serta Aergale, Kecamatan Amurang (Bitung, Uwuran 1 dan Uwuran 2. Kecamatan Amurang Timur (Lopana, Ranomea, Kecamatan Amurang Barat (Rutan Amurang-Teep Trans), Tumpaan (Popontolen) Kecamatan Tatapaan (Arakan, Wawona dan Kecamatan Tareran (Wuwuk dan Wuwuk Barat).
“Jadi, semuanya teratasi dengan baik. Bahkan, hingga Januari 2017 ini satu kasus DBD bisa diatasi dengan baik. Menarinya, kasus DBD tahun 2016 tidak ada indikasi meninggal dunia,’’ sebut Umboh.(Meyvo Rumengan)

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »

Berita Terkait

22.30.00

0 komentar:

Posting Komentar