Iklan

Diduga Kuat, Pembunuhan Oxan Sudah Direncanakan

Posted by Unknown on Senin, 09 Januari 2017

Korban Tewas Dngan 15 Tikaman Bacokan Senjata Tajam Sebanyak 3 Kali di Kepala

Bitung, Identitasnews.com – Tragedi Pembunuhan terhadap pria Oksan Hengkenaung (33) warga Kelurahan Madidir Unet, Lingkungan I, Kecamatan Madidir, Kota Bitung, cukup menggegerkan antero Sulewsi Utara.

Pasalnya Oxan ditemukan tewas mengenaskan dengan kondisi fisik yang dipenuhi kurang lebih 15 tikaman. Bahkan, kepala korban juga terdapat bekas bacokan senjata tajam sebanyak tiga kali.
Peristiwa santer yang terjadi pada Minggu (8/1) pukul 03.30 WITA ini ditengarai barawal dari pesta minuman keras (Miras) yang digelar oleh korban bersama empat teman-temannya di salah satu rumah di Kelurahan Madidir Unet, lingkungan III, RT 21.
Sekitar pukul 04.30 WITA, satu jam sebelum pembununahan itu terjadi, korban menyuruh Lino (29) salah satu rekannya membeli rokok ke warung. Ditengah jalan, Lino dihadang FK alias Ferdi (36), warga Lorong Virgo, Kelurahan Madidir Ure, lingkungan I, Kecamatan Madidir.
Melihat Ferdi saat itu bersama rekan-rekannya kurng lebih 20 orang, Lino memilih kabur dan kembali ke lokasi tempat korban Oksan Hengkenang dan rekan lainnya menikmati Miras, lalu menceritakan kejadian tadi.
Mendengar cerita Lino, Oksan yang dikenal sangat setia kawan, gusar. Sambil membawa sebatang balok kayu sepanjang 1 meter, Oxan menuju lokasi dengan maksud mengejar pelaku Ferdi cs.
Oksan yang sendirian mengejar pelaku Ferdi hingga di depan SPBU Madidir tidak menyadari kalau dirinya sudah ditunggu puluhan pria yang diduga kuat sebagai pelaku pengeroyokan dan pembunuhan terhadap pria bertato tersebut.


Dan, disinilah ternyata menjadi tempt pemberhentian dari Oksan Hengkenaung (33) warga Kelurahan Madidir Unet, Lingkungan I itu. Dalam dual tak seimbang tersebut, Oxan yang sudah dipengaruhi Miras, kalah dan dibacok serta ditikam dan dipukuli sampai tewas ditempat.
Usai menghabisi korban, para pelaku kabur dan meninggalkan korban begitu saja. Warga yang melihat kejadian itu tidak berani gegabah, mengingat jumlah para pelaku lebih dari 20 orang.
Nanti setelah suasana aman dan para pelaku sudah pergi, barulah warga melarikan tubuh pria malang yan didug sudah tewas itu ke RS Budi Mulia Bitung sekira pukul 05.00 WITA.
Kapolres Bitung, AKBP Philemon Ginting kepada sejumlah wartawan mengatakan, mendengar laporan itu, ia langsung menurunkan aparat ke TKP, dan melakukan pemeriksaan lapangan sembari mengejar para pelaku.
"Sampai hari ini kasusnya dalam pengembangan, anggota telah mengejar para pelaku karena identitas sejumlah tersangka sudah dikantongi,"jelas Kapolres.(Marcel Rorong)

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »

Berita Terkait

10.00.00

0 komentar:

Posting Komentar