Iklan

Bupati-Wakil Bupati Minsel (CEP-FDW) Warning Pendataan Aset di 3 OPD

Posted by Unknown on Kamis, 26 Januari 2017

Minsel, Identitasnews.com - Bupati Christiany Eugenia Paruntu, SE dan Wakil Bupati Franky D Wongkar, SH (CEP-FDW) menjelaskan ada tiga Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Minahasa Selatan hasil temuan BPK RI terindikasi bermasalah soal aset. Ketiga OPD tersebut masing-masing, Dinas PU dan Penataan Ruang, Dinas Kesehatan dan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga.
Oleh sebab itu, bupati dan wakil bupati pun langsung me-warning ketiga OPD agar segera menindaklanjuti aset-aset tersebut.
“Saya tegaskan, bahwa soal aset di tiga OPD yaitu Dinas PU dan Penataan Ruang, Dinas Kesehatan serta Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga harus segera menindaklanjuti hasil temuan BPK RI,” kata Bupati Minsel Christiany Eugenia Paruntu ini.
Lagi Paruntu mengatakan apabila ke tiga OPD tersebut tak menyelesaikan persoalan aset-asetnya maka dipastikan Minsel terancam tak akan mendapatkan opini WTP. “Kita (Minsel) hanya akan berturut-turut mendapat opini WDP saja,’’ ungkapnya dalam sambutan yang dibacakan Wakil Bupati Franky D Wongkar pada apel ASN dan pejabat lingkup Pemkab Minsel, Senin (23/1/2017) di Aula Waleta Kantor Bupati.
Menurut Wongkar, masalah aset di tiga OPD tersebut sangat kompleks dan krusial namun harus diselesaikan secepatnya. Jika tidak, lanjut dia, seperti telah ditegaskan Bupati, dipastikan ke tiga pejabat tersebut bakal diganti.
Wongkar mengatakan, temuan BPK RI soal aset di tiga OPD bukan hal biasa dan sangat berdampak negatif terhadap laporan keuangan daerah. Untuk itu harus dituntaskan secepatnya.
Penuntasan tersebut, lanjut Sekretaris DPD PDIP Sulut ini, untuk mendukung pencapaian target Minsel tahun 2017 ini untuk mendapat opini WTP (Wajar Tanpa Pengecualian) dari BPK RI atau meningkat dari capaian dua tahun terakhir yang hanya mendapat opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP).
“Apabila ke tiga OPD tersebut serius menyelesaikan soal aset-aset, pasti tidak diungkit-ungkit lagi,” ujarnya.

Ini menjadi tantangan serius bagi Kepala Dinas PU dan PR Jootje M Tuerah, ST MM, Plt Kepala Dinas Kesehatan dr Ternie Paruntu dan Plt Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga DR Fietber Raco, MSi.
“Bila ke tiganya tidak serius menindaklanjuti, maka sesuai penegasan Ibu Bupati, akan langsung mencopot dari jabatan mereka,’’ tukas Wongkar dengan nada keras.

Lagi Wongkar mengingatkan pula Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah melalui Bidang Aset untuk terus memantau soal aset di tiga OPD tersebut.

Ditempat terpisah, Plt Kepala Dinas Kesehatan dr Ternie Paruntu membenarkan soal aset-aset di OPD yang dipimpinnya banyak masalah. “Aset-aset itu banyak tersebar di Puskesmas, Pustu dan lainnya,” ujarnya.
Ia pun mengakui bahwa DAK pengadaan aset dari pemerintah pusat belum terdata semuanya. “Ini menjadi masalah bagi kami, tapi kami akan berusaha keras menyelesaikannya,’’ jelasnya.

Senada dikatakan Plt Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga DR Fietber Raco, MSi,  penyelesaianya memang sangat rumit.
"Tetapi, bukan karena rumitnya soal aset kemudian kami tak bisa menyelesaikannya. Kami bersama Bidang Aset tetap turun mencari dan mendata semua aset yang ada. Yang pasti, DAK, BOS dan lain sebagainya yang diperuntukan untuk pengadaan aset akan diselesaikan secara transparan,’’ tutup Raco.(Meyvo Rumengan)

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »

Berita Terkait

21.30.00

0 komentar:

Posting Komentar