Iklan

Watupongoh Bawa SD GMIM Bitung Amurang Jadi Duta Nasional

Posted by jhon simbuang on Minggu, 04 Desember 2016

Amurang, Identitasnews.com - Prestasi Grmilang terus ditorehkan Sekolah dasar (SD) GMIM Bitung Amurang, itu dibuktikan sekolah ini menjadi duta ribuan sekolah di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) untuk mengikuti lomba Adiwiyata kategori SD tingkat Nasional 2017.

“Ini sudah disampaikan kepada kami setelah menerima piagam juara satu lomba yang baik ditingkat Kabupaten maupun di tingkat Provinsi Sulawesi Utara pekan lalu,” ujar Kepala SD GMIM Bitung Amurang Alfrits Watupongoh, S.Pd kepada sejumlah Wartawan. 

Menurut, Watupongoh sekolahnya menerima penghargaan juara satu lomba Adiwiyata tingkat provinsi dari Wakil Gubernur Drs Steven Kandow di Manado, disaksikan Kadis Pendidikan Sulutl, dan Walikota Manado, Dr GS Vecky Lumentut Menurut Watupongoh, penghargaan ini tidak mudah diperoleh, karena harus mengikuti penilaian berjenjang mulai di tingkat kabupaten. 

Dan hal ini merupakan perjuangan sekolah yang ditunjang oleh Diknas Kabupaten Ollyvia Lumi dan Bupati Minsel Chtistiany E Paruntu SE. Prestasi yang diraih Sekolah Kami, yakni sebagai juara satu tingkat Provinsi dan sudah menerima penghargaan di tingkat Kabupaten Minsel, dan di tingkat provinsi. 

“Piagam-piagam penghargaan ini berkat kerja keras dan kerjasama semua pihak, termasuk peranserta aktif Komite Sekolah dan orang tua murid uang membantu menata taman dan halaman sekolah,” ujarnya. 
Sebelum ditetapkan sebagai juara satu tingkat Provinsi Sulut, sekolah yang dipimpinnya terpilih masuk lima besar bersama, tara lain, SD GMIM Pondang, SDN 3 Amurang dan SDN 5 Amurang. ‘’Namun, setelah penilaian akhir, SD GMIM Bitung menjadi juara 1 dari ke-empat SD lainnya,” ujarnya bersemangat, sambil menunjukkan piagam juara satu lomba Adiwiyata Tingkat Kabupaten Minsel dan Tingkat Provinsi Sulut. 

Watupongoh mengakui bahwa untuk menjadi terbaik penataan taman dan kebersihan sekolah tingkat nasional bukanlah tugas biasa tapi harus tetap berusaha dan kerja keras.” Usaha dan kerja keras itulah yang menjadi modal kami,” tutup Watupongoh.(Meyvo Rumengan)

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »

Berita Terkait

17.27.00

0 komentar:

Posting Komentar