Iklan

Merentek Pertanyakan Buruh Tak Pernah ikut Pelatihan

Posted by jhon simbuang on Senin, 05 Desember 2016


Amurang, Identitasnews.com – Seiring banyaknya pekerja (buruh, red-) di Kabupaten Minahasa Selatan, maka harusnya Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan dalam hal ini Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Minsel melakukan berbagai hal terkait keberadaan mereka.
Namun, sepanjang dua tahun terakhir, justru banyak buruh di Minsel tidak bisa berbuat banyak. kecuali itu, mereka para buruh melakukan demo lantaran upah mereka oleh perusahaan tampaknya, terlalu kecil. Demikian kata Benny Merentek, anggota DPRD Minsel.
‘’Ya, kinerja dan etos para buruh Minsel dipertanyakan. Bahwa, jumlah buruh di Minsel tergolong banyak. Hal diatas, seiring banyaknya perusahaan yang melakukan aktifitas di Minsel. Namun, menjadi persoalan utama kenapa para buruh di Minsel tidak pernah melakukan pelatihan,’’tanya Merentek.
Menurut politisi Partai Golkar ini, bahwa melihat banyak keganjilan atas buruh. Sehingga, banyak pula diantara mereka tidak professional dalam menjalankan tugas mereka. Jadi, tamba Merentek lagi, bila pemerintah menyikapi keadaan buruh Minsel, maka bukan tidak mungkin mereka akan menjawab dengan kerja baik.
‘’Persoalan banyak tidak professional, tidak ditanggapi pihak perusahaan yang mempekerjakannya. Paling penting disini, bahwa pemerintah juga harus ambil andil dalam bertanggungjawab para buruh,’’tegasnya.
Ditambahkan putra Picuan Kecamatan Motoling Timur ini, bahwa contoh yang baik harus diperlihatkan buruh kepada perusahaan. Namun, perusahaan juga harus melihat kinerja mereka. Supaya, sama-sama mendapatkan hasil yang baik juga.
‘’Soal kinerja buruh yang banyak ditanggapi masyarakat, tegas Merentek lagi itu sudah lumrah. Tetapi, buruh harus menerima kritikan masyarakat. Sebab, bila mereka tidak menerima berarti hal diatas merugikan diri sendiri atau kepercayaan masyarakat menurun,’’sebut pengusaha muda sukses tersebut.(Meyvo Rumengan)

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »

Berita Terkait

08.45.00

0 komentar:

Posting Komentar