HUT SHS
Headlines News :
Home » , » Hendak Jemput Kue HUT Perkawinan ke-6, Adrie Malah Tewas Tabrak Sebuah Pick-up

Hendak Jemput Kue HUT Perkawinan ke-6, Adrie Malah Tewas Tabrak Sebuah Pick-up

Written By Unknown on Minggu, 18 Desember 2016 | 11.00.00

Airmadidi, Idntitasnews.com - Malam itu Sabtu (17/12) sekira pukul 21.00 wita, Adrie Kamu (25) dari rumahnya menuju ke arah Manado dengan mengendarai satu unit sepeda motor jenis Honda CBR warna putih DB 2658 FN.
Malang tak dapat ditolak, takdir berkata lain. Siapa menyangka kalau malam ini adalah malam paling nahas bagi pria malang tersebut. Pasalnya, diduga karena mengendarai sepeda motornya dalam keadaan laju, suami tercinta dari Angelina Poluan (23), tak mampu mengendalikan sepeda motor Honda CBR 150cc miliknya.

Sepeda motor korban menabrak sebuah pick-up yang sedang mundur dari halaman Rumah Makan Berkat tanpa dapat di elakkan lagi.
Karena beturan terlalu kencang, tubuh korban menempel di dua kendaraan, dengan lubang menganga di bagian dada, karena diduga tertusuk stang kemudi sepeda motor miliknya.
Pria malang beranak satu Marchelino Mickael Kamu (5) ini menurut keteragan saksi dan sopir pick-up, langsung dilarikan ke Rumah Sakit Walanda Maramis saat itu juga.

“Kami hanya berpikir melakukan tindak penyelamnatan terhadap korban saja, tapi setahu kami dia telah meninggal dalam perjalanan,” kata salah satu warga dan diamini salah satu perawat RSUD Walanda Maramis.

Oleh pihak keluarga, jenasah Adrie langsung dijemput untuk disemayamkan. Keluarga menolak untuk di outopsi.
“BIarlah dia kami bawa pulang untuk di urus dan akan kami makamkan saja, sebab kematian Adrie sudah jelas karena tabrakan,” jelas salah satu anggota Satlantas Polres Minut saat dijumpai di rumah sakit.
Surat penolakan outopsi sudah ditanda tangani keluarga korban, sedangkan masalah tabrakan antara korban dan pemilik pick-up sudah ditangani Polres Minahasa Utara pada Senin 19 Desember 2016.

Pihak keluarga juga sudah tidak mempermaalahkan kejadian tabrakan tersebut. Tapi dengan rasa kemanusiaan, pengendara mobil pick-up berjanji akan membantu biaya pemakaman berupa pembuatan kubur dan perbaikan sepeda motor milik korban.
Sementra Angelina Poluan isteri tercinta dari korban yang saat itu baru dua (2) bulan bekerja di Papua, tidak bias bicara banyak saat diwawancarai wartawan via ponsel di nomor 082238788XXX, kurang mampu berbicara banyak.

Diantara isak tangis yang terdengar saat ditelpon, Angel mengaku tidak percaya hal ini terjadi pada suaminya. “Tanggal 17 pagi, dia telpon saya, dia bilang esok tanggal 18 HUT pernikahan kami,” kata Angel.
Malam harinya, Angel di telpon oleh Margaretha Koloay (50-an), mengatakan yang mana suaminya mengalami kecelakaan. “Saya tidak menyangka, soalnya menurut Tante Margaretha, dia ada celaka tapi tidak mengatakan kalau suami saya meninggal dunia,” beber Angel sambil terisak-isak.

Mendengar kejadian itu, malam itu juga, sampai esok harinya Minggu 18 Desember, Angel pergi mencari tiket pesawat, tapi tidak ada sama sekali. “Susah tiket soalnya suasana liburan Natal, tapi mendengar ada kapal laut (KM Tatamailau) selama 5 hari, terpaksa saya menumpangi kapal itu saja, dengan harapan bias cepat sampai di manado walau harus selama 5 hari,” tukas Angel sesenggukkan.

Selama dalam perjalanan, Angel tak henti-hentinya melakukan Video-call (Vc) dengan keluarganya, sebab ia tahu keluarga tidak mungkin memnunggu kehadirannya untuk memakamkan suaminya.

“Dia dimakamkan hari Senin 19 Desember, dan saya terus melakukan Vc agar saya bias mengetahui dan melihat detik-detik terakhir jasad suami saya,” pungkas Poluan yang tiba di Pelabuhan Samudera Bitung pada tanggal 23 Desember 2016.(John)
Share this post :

Posting Komentar

 
Support : Redaksi | Layanan Iklan | Hubungi Kami
Copyright © 2013 - All Rights Reserved
Hosting by Manado Web Hosting Publikasi by Identitas Team
Kreasi by MWD