HUT SHS
Headlines News :
Home » , » GP ANSOR DAN GP KEBANGKITAN BANGSA KOMITMEN KAWAL IBADAH NATAL 25 DESEMBER 2016 DI MINUT

GP ANSOR DAN GP KEBANGKITAN BANGSA KOMITMEN KAWAL IBADAH NATAL 25 DESEMBER 2016 DI MINUT

Written By Unknown on Sabtu, 24 Desember 2016 | 09.00.00

Antili: “Jangan Kita Bicara Hari Raya Agama Apa, Sebab Menjaga Keamanan di Sulut Adalah Tanggung jawab Semua Umat Beragama”

Airmadidi, Identitasnews.com - Provinsi Sulawesi Utara adalah wilayah yang dikenal sebagai wilayah multi etnis dan aneka religi paling aman dan solid di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Inilah sebabnya Presiden RI Ir. Joko Widodo memutuskan akan merayakan Natal bersama di Tondano Kabupaten Minahasa Sulawesi Utara.

Satu keistimewaan yang dimiliki masyarakat Sulut adalah, antara satu sama lain, telah mengikat hubungan kekeluargaan secara turun - temurun tanpa membeda-bedakan suku dan agama. Contohnya anak dari masyarakat Suku Minahasa yang memeluk Agama Kristen, menikah dengan anak dari Suku Mongondow yang mayoritas beragama Islam.
Hubungan kekerabatan ini berjangkit pada suku lainnya sehingga tali persaudaraan telah terikat erat dan sulit diputuskan, sehingga Sulut berubah menjadi daerah yang paling aman tenteram disaat negara sementara di rongrong paham radikalisme.

Di Kabupaten Minahasa Utara (Minut) sejak dahulu dikenal merupakan daerah berpenduduk mayoritas beragama Kristen, namun Minut justeru adalah wilayah yang mampu menjaga kerukunan antar umat beragama. Sejak dulu masyarakat Muslim yang berdomisili di Minut adalah kaum paling nyaman menjalin hubungan dengan pemeluk agama lainnya.
Suku Gorontalo, Suku Buton dan Suku Jawa di Minut hidup rukun dan damai bersama kaum pribumi Suku Tonsea. Kawin-mawin antara anak-cucu suku pendatang dengan pribumi telah manjelma Minut menjadi wilayah paling aman di Sulut bahkan NKRI.

Sabtu 24 Desember 2016, dimana umat Kristen sedang bersiap diri tanpa di komando, tergerak oleh rasa persaudaraan yang tinggi, sejumlah elemen masyarakat mulai mengambil sikap ber-aroma keamanan nasional (Kamnas), untuk menjaga dan mengawal hari Raya umat Kristen agar berjalan dengan tertib dan damai.
Anggota DPRD MInut, H Sarhan Antili SE kepada www.identitasnews.com mengatakan, ia dan Ketua GP ANSOR Minahasa Utara Irvan Tutupo SP.d bersama Ketua GP Kebangkitan Bangsa, telah bersepakat menurunkan ratusan personil untuk memantau dan menjaga prosesi ibadah Natal Umat Kristen Minut besok 25 Desember 2016.
"Kami mengutus anggota GP Ansor dan GP Kebangkitan Bangsa di gereja-gereja mengawal prosesi ibadah saudara-saudara Umat Nasranidi Airmadidi dan sekitarnya," katanya.
H Sarhan Antili SE yang juga Penasehat umum dua ormas besar Minut itu mengajak semua umat Muslim untuk membantu menjaga keamanan dan kenyamanan umat Kristen saat merayakan hari besarnya.
"Jangan Kita Bicara Agama Apa, sebab Menjaga Keamanan di Sulut Adalah Tanggung jawab Semua Umat Beragama. Ini adalah amanah yang tertuang dalam Pancasila dan UUD 1945 tentang Bhineka Tunggal Ika. Mari torang baku jaga, sebab torang samua basudara," tukas Antili.


Sementara itu, Irvan Tutupo SP.d Ketua GP ANSOR wilayah Minut yang mendampingi H Sarhan Antili menambahkan, ia dan Ketua GP Kebangkitan Bangsa telah menyediakan personil mereka untuk mengawal Ibadah Natal secara sukarela dan bergantian demi menjaga kondusifitas seremoni religius di bumi Tonsea ini.
"Untaian baku jaga deng baku lindungi disini sudah terjalin sejak nenek moyang kami ada. Yang Kristen jaga Islam dalam ibadah Lebaran, dan sebaliknya sudah sepantasnyalah kami membalas hal itu dari dahulu sampai sekarang ini," tutur Irvan.
Masyarakat Muslim di Minut dan Sulut, lanjut Tutupo, tidak pernah bisa menerima paham radikalisme yang masuk berkedok agama, mengingat Islam tidak mengajarkan kekerasan dan permusuhan.
"Memusuhi agama lain dan sesama manusia, adalah pemahaman keliru yang ditempuh oleh kelompok dan golongan tertentu berkedok agama saja. Tidak ada agama mengajarkan kita menyakiti agama lainnya. Hidup rukun dan damai adalah tugas yang diberikan Allah SWT bagi torang di dunia ini. Jadi mari samua umat Muslim di Minut baku jaga denga baku lindungi deng torang pe sudara-sudara umat Nasrani," imbau Irvan.
Menurunkan ratusan personil bahkan lebih, tentu saja butuh biaya transportasi dan konsumsi, nmun bagi Sarhan Antili dan Irvan Tutupo, hal itu tidak jadi masalah. "Kami patungan dan ada juga partisipasi dari para jemaah untuk sarana transportasi serta konsumsi kami," timpal mereka berdua.

Kepada masyarakat Minut, Sarhan Antili juga mengatakan, untuk tidak perlu takut terhadap ancaman radikalisme. "Mereka hanya kelompok dengan niat tertentu untuk merusak kerukunan antar umat beragama. Kami tidak akan membiarkan ada preusak kerukuan umat beragama disini. Kami keluarga besar Muslimin dan Muslimah Minahasa Utara, mengucapkan Selamat menjalankan Ibadah Natal Yesus Kristus 25 Desember 2016. NKRI Harga Mati," tandas pentolan Partai PKB yang kesehariannya menjadi wakil rakyat di DPRD Minut itu, sembari di amini Irvan Tutupo SP.d Ketua GP ANSOR Minut.(John)
Share this post :

Posting Komentar

 
Support : Redaksi | Layanan Iklan | Hubungi Kami
Copyright © 2013 - All Rights Reserved
Hosting by Manado Web Hosting Publikasi by Identitas Team
Kreasi by MWD