Iklan

Laporan Penganiayaan Warga Sukur Ke Polres Minut Diduga Mengendap Di SPK?

Posted by jhon simbuang on Senin, 07 November 2016


Airmadidi, Identitasnews.com - Masih ingat dengan kasus penganiayaan yang menimpa Max Duano (42) warga Kelurahan Sukur Lingkungan 10 Kecamatan Airmadidi (Jalan samping Kompi 7/12 Sukur) Kabupaten Minahasa Utara Jumat (28/10) pukul 16.00 witta silam?

Menurut pria yang kesehariannya berprofesi sebagai sopir truk ini mengeluhkan laporannya yang dicurigainya, telah mengendap di Polres Minut, padahal kejadian itu sudah berjalan satu minggu.

Seperti kita ketahui bersama, pria malang ber-anak 2 itu telah mengalami pendarahan di batang hidungnya karena di tonjok pemuda Yunsito Ng (20), tetangganya pada Sabtu 28 Oktober 2016 silam.
"Tidak disangka-sangka, tiba-tiba saya dipukulnya, padahal dia itu adalah anak serani saya," tukas Max Duano kecewa.

Dalam keadaan sempoyongan karena pandangannya nanar terkena pukulan di hidung, Max harus mengelak dari pukulan susulan Yusnito yang menendang dia. Merasa tak mampu melawan Yusnito Mahasiswa Politeknik yang masih muda itu, Max memilih lari menghindar.

Mengingat pelaku adalah anak seraninya, awalnya Max tak ada niat memperpanjang masalah itu. Tapi saat mendengar Yusnito berteriak, "Pi lapor jo pa polisi, kira kita tako", itulah sebabnya Max berubah pikiran, mempolisikan pemuda yang masih dusduk di bangku kuliah itu.

"Hari itu juga, sekitar pukul 17.00 wita, aparat Polres Minut langsung menjemput Jusnito Ng dikediamannya, di amankan di ruang tahanan Polres. Di SPK saya diambil kterangan oleh Brigadir Agus, sedangkan di bagian Reskrim, dengan Pak Jetter. Sat itu juga saya dibawa ke rumah sakit, kemudian di visum," jelas korban.


Menariknya, Laporan Polisi Nomor: LP/774/X/2016/SPKT/Res. Minut, tanggal 28 Oktober 2016 menurut Kapolres Minut, AKBP Eko Irianto melalui Kanit Jatanras IPDA Chandra Buana, menampik kalau laporan itu sudah masuk ke pihaknya.
"Kayaknya tidak ada tuh, ini ada nomor LP /774, tapi nama pelapor dan alamat berbeda dengan bukti LP yang di unjukkan ke saya," beber perwira yanbg dikenal dekat dengan wartawan itu, Senin (7/11) pukul 15.15 wita.(Red)

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »

Berita Terkait

18.30.00

0 komentar:

Posting Komentar