HUT SHS
Headlines News :
Home » » Diduga Pihak Developer Bebankan Biaya Ke Warga

Diduga Pihak Developer Bebankan Biaya Ke Warga

Written By jhon simbuang on Senin, 07 November 2016 | 01.34.00


 Kumtua Desa Tumaluntung Terkesan Kurang Pro Rakyat

Airmadidi, Identitasnews.com - Warga Perum Agape Griya di Desa Tumaluntung, terus mengeluh soal sejumlah biaya yang dibebankan bagi warga. Terlebih soal biaya kebersihan dan sampah. Sebab jika diabaikan, maka tagihan ini akan ditambahkan ke rekening air.
Apalagi tagihan air bagi warga sudah memberatkan, hampir seluruh penghuni perum membayar tagihan air per bulan mencapai Rp 200 ribu, bahkan lebih yang memang bukan dikelola PDAM Airmadidi, melainkan dari Perusaahan pengelola perum Agape Griya. Entah mengapa, perihal ini malah mendapat respons positif Hukum Tua (Kumtua) Desa Tumaluntung, Ivonda Nusa.

"Kami kecewa dengan sikap Hukum Tua, tidak mampu melindungi masyarakatnya. Tidak ada solusi lain, setidaknya mampu mendukung warganya. Kami nilai Kumtua kurang pro rakyat, namun menyetujui keputusan perusahaan," sentil sejumlah warga perum pekan kemarin.

Menurut warga meminta nama mereka tidak di publis, perihal biaya-biaya yang diputuskan perusahaan juga tidak melibatkan warga perum. "Iya, kan kami tidak diundang untuk membahas masalah ini. Lagian tidak ada sosialisasi sebelumnya. Justru Kumtua dengan perangkat Desa menyetujui kewajiban-kewajiban yang menjadi tanggung jawab penghuni perum Agape Griya," sebut warga.
Warga juga mengatakan, biaya keamanan sangat wajar bagi penghuni perum. Namun biaya sampah, belum lagi biaya kebersihan. Apalagi biaya kebersihan jika tidak dibayat, akan dimasukan dalam rekening air. Parahnya lagi, 2 bulan diabaikan, maka sambungan air akan diputuskan.
"Kami sangat keberatan dengan keputusan ini. Rekening air tiap bulan saja so rasa berat," sindir warga. Mereka meminta Kumtua Desa Tumaluntung untuk melakukan negosiasi dengan PDAM Airmadidi, kiranya bisa membuka ruang penyambungan instalasi baru bagi warga perum. "Kalo memang disetujui, torang pindah jaringan jo ke PDAM, barangkali pembayaran masih lebeh murah," timpal warga.(Red)
Share this post :

Posting Komentar

 
Support : Redaksi | Layanan Iklan | Hubungi Kami
Copyright © 2013 - All Rights Reserved
Hosting by Manado Web Hosting Publikasi by Identitas Team
Kreasi by MWD