HUT SHS
Headlines News :
Home » » Anggota Polsek Kauditan Dan Ceweknya Aniaya Siswi SMK Asal Sukur di Prince Karaoke

Anggota Polsek Kauditan Dan Ceweknya Aniaya Siswi SMK Asal Sukur di Prince Karaoke

Written By jhon simbuang on Minggu, 27 November 2016 | 12.30.00

Diduga Polisi RP Anak Perwira di SPN Karombasan, Apakah Polres Minut Akan Proses Terlapor?

Airmadidi, Identitasnews.com - Sikap tidak terpuji dan arogansi seorang aparat POLRI kembali ‘menghiasi’ nama baik institusi vertikal penegak hukum tersebut. Ini terjadi di wilayah hukum Polres Minahasa Utara yang ditengarai dilakukan oleh seorang anngota polisi inisial RP Alias Ricko yang kesehariannya bertugas di Mapolsek Kauditan Kabupaten Minahasa Utara (Minut), terhadap gadis belia bernama Ica Makalalag warga Kelurahan Sukur, yang kesehariannya berstatus sebagai siswi di salah satu SMK di Airmadidi.

Sesuai pengakuan korban dan keterangan sejumlah saksi mata, kasus tak layak tersebut terjadi pada Minggu sekira pukul 03.00 WITA (malam Minggu) di PRINCE Karaoke & Longe Kayubesi Airmadidi atas.
Kejadian memalukan ini berawal dari Korban (Ica red-) yang berniat untuk kembali kerumahnya selepas ia dan beberapa temannya menghabiskan malam di tempat hiburan yang memang akhir-akhir ini, menjadi momok negatif di kalangan orangtua yang memiliki anak muda-mudi.

Sepintas lalu, PRINCE Karaoke & Longe Kayubesi Airmadidi Atas hanya sebuah bangunan ruko dengan tulisan sederhana saja. Tapi jika masuk kedalam, tak disangka bangunan dudepan SPBU Airmadidi ini merupakan sarana hiburan yang sangat tak pantas dibuka, mengingat lokasi itu dekat dengan salah satu perguruan tinggi swasta dan SMP.

Inilah pengakuan Ica Makalalag pasca penganiayaan yang dilakukan brigadir RP atas dirinya didepan banyak orang. Ketika dia bersiap pulang, tiba-tiba ada seorang wanita tidak kenal menghampiri dan memukuli pipi kanan Ica.
“Tak terima ditampar, saat hendak membalas,datang pria berbadan besar mengenakan baju biru, memukuli dan menjambak rambut saya sampai ke-ruko sebelah,” tutur Ica.

Setelah mendapatkan pukulan lanjut Makalalag, si lelaki (polisi red-) bilang Inga kita pe muka,kita ini polisi. Sakit hati Ica tak dapa membendung perasaannya. Iapun meneriaki polisi itu.
“ Saya bingung kenapa dia lakukan itu terhadap saya sedangkan saya tidak pernah kenal dengannya dan sampai saat mau pulang, saya tidak merasa ada masalah dengan perempuan yang dia bela itu,” tukas Makalalag.


Mendengar Ica mencak-mencak tak terima diperlakukan tidak wajar, polisi yang seharusnya membantu masyarakat itu malah kian menjadi-jadi. Terinformasi ia malah melakukan hal tidak manusiawi dengan bersama perempuan itu menganiyaya korban.

“Dia lalu menjambak rambut saya sampai saya terjatuh di halaman paving blok. Melihat saya terjatuh, saya malah terus diseret dan pukuli sampai di depan jalan raya,” aku korban (ada bukti keluhan / foto korban di MANGUNI LOVERS 123).
Kejadian berlangsung ditontoni banyak orang, tapi karena takut mendengar pengakuan pelaku yang mana pelaku adalah seorang anggota kepolisian, maka semua memilih diam menyaksikan sampai pelaku dan teman wanitanya berhenti menganiaya korban.
“Banyak yang melihat saya dikeroyok tapi mereka takut menghentikan karena takut dia seorang Polisi,” beber korban.

Mungkin sudah puas menganiaya korban, akhirnya pelaku dan teman wanitanya tanpa belas kasihan, segera berlalu meninggalkan korban dalam keadaan tak berdaya, terduduk lemas di trotoar tepian jalan depan Prince Karaoke.

Karena kasihan melihat keadaan korban, salah seorang teman wanitanya menolong Ica dan mengantarkan ke rumah kakaknya di Kelurahan Sukur Kecamatan Airmadidi.

Tak sudi keluarganya diperlakukan seperti itu, kakak dan ibu korban membawa Ica Makalalag ke Polres Minut melaporkan pelaku yang sudah menganiaya gadis belia itu.
“Di Polres minut sayapun diambil keterangan lewat Berita Acara Pemeriksaan (BAP),” jelas Ica Makalalag.

Dari informasi yang didapat di TKP dan pengakuan sejumlah pengunjung yang sering menjumpainya di Prince, ternyata pelaku berinisial RP Alias Ricko alias Pilo dan pelaku adalah polisi aktif yang kesehariannnya bertugas di Polsek Kauditan.
“Dia kata memang bagitu, soalnya dia pe papa perwira di SPN Karombasan, jadi itu mungkin yang beking dia jadi sombong dan tega mnganiaya saya. Mudah-mudahan laporan saya mendapat penanganan serius dari Polres Minut,” harap korban dan keluarganya.

Kapolres AKBP Eko Irianto SIK melalui Kasat Reskrim AKP Andi Mekuo SH di group WA Polres Minut dan Jurnalis, membenarkan adanya laporan tersebut.“ Laporannya sudah masuk dan kita tunggu saja proses selanjutnya,” kata Mekuo.
Kasat juga membenarkan ketika ditanya tentang status terlapor apakah benar adalah anggota kepolisian. “Terlapor adalah benar anggota kepolisian dan nanti ada tidak lanjut terkait laporan ini, " tandas Mekuo yang sebelumnya adalah Kapolsek Tikala Senin (28/11).(Red)
Share this post :

Posting Komentar

 
Support : Redaksi | Layanan Iklan | Hubungi Kami
Copyright © 2013 - All Rights Reserved
Hosting by Manado Web Hosting Publikasi by Identitas Team
Kreasi by MWD