HUT SHS
Headlines News :
Home » » 2 Tahun Terkatung-Katung, Akhirnya Disnakertrans Bitung Siap Bantu Realisasi Hak Reflin

2 Tahun Terkatung-Katung, Akhirnya Disnakertrans Bitung Siap Bantu Realisasi Hak Reflin

Written By jhon simbuang on Selasa, 22 November 2016 | 13.58.00

Tania-Tatanude: “Kami akan bantu buruh yang hak-ya tidak dibayar perusahaan, sesuai undang-undang Ketenaga-kerjaan”


Bitung, Identitasnews.com – Setelah dua (2) tahun lebih berjalan tanpa ada kepastian, akhirnya salah seorang oknum ‘Buruh’ sebagai pengurus Umpan Pancing di PT SARI USAHA MANDIRI Bitung bernama Reflin Kending (37) warg Desa Lihunu (Pulau Bangka) Kecamatan Likupang Timur Minahasa Utara, mendapat titik terang.
Perlu diketahui bersama, sekira pertengahan Tahun 2014 silam, Reflin mengadu ke DISNAKERTRANS Kota Bitung terkait hak-nya berupa honor sesuai kesepakatan namun tak dibayarkan pihak terkait sejak Februari 2008-2014 dengan total nominal berkisar Rp. 301. 020. 000, 00 (tigaratus satu juta duapuluh ribu Rupiah red-).
Bermacam upaya sudah ditempuhnya, Reflin Kending tak kunjung mendapatkan hak dia dari perusahaan terkait. Didampingi salah satu kerabatnya, ia melapor ke Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (DISNAKERTRANS) Kota Bitung.
“Saya disambut Pak Barto dan Pak Roy Moleh, setelah mendapat rekomendasi dari Komisi C. Tapi, sampai hari ini (Senin 14November 2016), saya tidak pernah di hubungi atau pemberitahuan satu kalipun,” beber Reflin.

Waktu terus berjalan, upaya Reflin Kending memperjuangkan hasil keringatnya menemui jalan buntu sampai beberapa waktu lalu di bulan November 2016, kasus menghebohkan Kota Bitung dimana Kadis Disnakertrans Bitung telah di penjarakan, semangat Reflin bangkit lagi untuk memburu hak-nya yang terombang-ambing sekian tahun.

“Dibantu rekan-rekan wartawan dan LSM LI-TIPIKOR DPP SULUT, kami mengunjungi Komisi A Dekot Bitung. Mendengar keterangan dan konfirmasi kami, Pak Victor Tatanude ketua komisi A kaget, sebab setahu beliu hak uang saya sudah dibayar perusahaan atas mediasi Pak Barto dan Pak Roy Moleh dari DISNAKERTRANS,” beber Kending.

Menariknya, disaat Reflin Kending dan tim mengklarifikasi hal itu, Barto mengaku itu bukan urusan dia sebab yang mengurus adalah Roy Moleh, tapi Moleh sudah pensiun. Bahkan setahu Barto ia dan Roy Moleh sudah pernah menyerahkan Anjuran kepada Reflin. Tapi Reflin menampik hal itu.

“Itu tidak benar, sejak awal ketemu waktu itu, sampai hari ini saya tak pernah dihubungi atau diperlihatkan apapun oleh mereka. Saat kami hubungi, Roy Moleh mengaku sudah tidak bisa memberi keterangan apapun. Moleh bilang, kalau mau tahu masalah itu silakan berurusan dengan Barto. Ada apa sebetulnya, kenapa terjadi kongkaling-kong begini selama dua tahun lebih,” tanya Reflin curiga.
Reflin-pun melanjutkan, perjuangannya ke OMBUDSMAN RI Sulut mendapat dukungan. Ketua OMBUDSMAN RI Perwakilan Sulut, Hylda Tirayoh memberi rekomendasi buat Reflin menjuju ke Disnaker dan Pemkot Bitung.
Satu hal menggembirakan lagi, ternyata Ketua Komisi A Victor Tatanude dan Plt Kadisnakertrans Kota Bitung, komitmen dan konsisten tidak akan membela pihak yang salah.

Ketua Komisi A Dekot Bitung, Victor Tatanude, berjanji menindaklanjuti petunjuk Ombudsman. “Kami akan bantu buruh yang hak-ya tidak dibayar perusahaan, sesuai undang-undang Ketenaga-kerjaan,” katanya.

Terpisah, Plt Kadisnakertrans Kota Bitung saat diwawancarai wartawan media ini, berjanji akan berdiri dan berpegang pada aturan sesuai Undang-undang Ketenaga-kerjaan, tanpa harus membuat pihak lain dirugikan. “Kami akan bantu buruh yang hak-ya tidak dibayar perusahaan, sesuai undang-undang Ketenaga-kerjaan. Kalau semua rekomendasi sudah masuk, saya akan minta perusahaan untuk menyerahkan hak Saudara Reflin,” katanya.(Marcel Rorong)
Share this post :

Posting Komentar

 
Support : Redaksi | Layanan Iklan | Hubungi Kami
Copyright © 2013 - All Rights Reserved
Hosting by Manado Web Hosting Publikasi by Identitas Team
Kreasi by MWD