Iklan

Utusan Demo Aliansi Makapetor, Disambut Walikota Manado

Posted by jhon simbuang on Rabu, 26 Oktober 2016


Manado, Identitasnews.com - Selasa 25 Oktober 2016 pukul 19.00 Wita, telah diadakan rapat Kominda Kota Manado yang dipimpin Oleh Walikota Manado (DR Ir. GS Vicky Lumentut. SH. MSi. DEA ) di rumah dinas Walikota Manado, Kompleks Bumi Beringin Kelurahan Teling Bawah Kecamatan Wanea Kota Manado.

Adapun materi rapat adalah membahas rencana aksi Unjuk Rasa Alansi MAKAPETOR (Masyarakat Kawanua Peduli Toleransi) yang akan dilaksanakan pada Hari Rabu tanggal 26 Oktober 2016 pukul 10.00 – 17.00 wita dengan titik kumpul Lapangan Basket Mega Mas dan akan bergerak ke lahan ex Kampung Texas dan menggunakan alat peraga seperti Spanduk, baliho, pengeras suara, pakaian adat kabasaran, tambor dan stick tambor, pedang kabasaran, tombak kabasaran, panji ormas adat, kendaraan roda 2 dan roda 4, dengan jumlah massa 10.000 Orang (sesuai Isi surat Makapetor kepada Polda Sulut).
Kegiatan itu dikemas dalam bentuk kegiatan "Unras Damai dalam  ibadah, rapat akbar, orasi dan tarian kabasaran, dengan tuntutan Mendesak Pemkot Manado untuk segera merealisasikan Pembangunan Taman Wisata Religi serta menghentikan dan membongkar bangunan-bangunan liar yang tidak memiliki surat Ijin Mendirikan Bangunan (IMB) dilokasi lahan ex-kampung Texas Manado.
Ikut hadir dalam kegiatan rapat adalah sbb : 
1. Kombes Pol. Hisar S (Kapolresta) Manado
2. Ltk. Arm. Yohanis Toar Pioh (Dandim) 1309 Manado. 
3. Bpk. Hanny Solang (Kaban Kesbangpol) Kota Manado
4. Kompol Adi Saptia (Kabag Ops) Polresta Manado. 
5. Edwin Rumokor (Kasat Reskrim) Polresta Manado. 
6. Kompol. R. Dalaua (Kasat Intel) Polresta Manado. 
7. Kptn Inf. Novel Marijan (Pasintel) Kodim 1309/Manado. 
8. Ltu. Sus. Bagja Waluya (Kurpamtubuh Lanud Sri). 
9. Ltu. Laut (KH) Danius A (Dan Unit-1 Lid Tim Intel) Lantamal-VIII Manado. 
10. Sdr. Ardiansyah (Binda Sulut). 
11. Kiven Samuel Manus (Imigrasi Kls 1) Manado. 
12. Bpk. Steven Runtuwene (Humas) Pemkot Manado

Adapun tanggapan dari Walikota Manado (DR Ir. GS Vicky Lumentut. SH. MSi. DEA ) adalah;

1. Bahwa benar dahulunya warga Kampung Texas telah ditertibkan dan di relokasi ke daerah yondi, dimana di kampung tersebut terdapat 1 buah masjid dan 2 kolom jemaat GMIM Sentrum Manado. 

2. Kesepakatan pada saat penertiban adalah, bahwa bangunan masjid tersebut tidak akan dibongkar dan akan dipugar. 

3. disampaikan juga bahwa lahan ex Kp. Texas berdasarkan hasil pertemuan dengan Kapolda Sulut (Irjen Pol. Wilmar Marpaung) pada bulan November tahun 2015 adalah status quo (keadaan tetap) dan tidak boleh ada kegiatan pembangunan di sekitar bangunan masjid tersebut walaupun sampai saat ini ada oknum-oknum yang sesekali membawah material berupa semen dan lain-lain untuk membangun sehingga hal tersebut juga dimonitor oleh Aliansi Makapetor dan berniat untuk melakukan Unras. 

4. Walikota juga menjelaskan bahwa lahan tersebut a.n milik Pemkot Manado walaupun sampai saat ini ada tuntutan pengajuan dari masyarakat pengguna Masjid tersebut untuk menjadi milik mereka dengan dasar telah menempati lahan sejak tahun 1962, namun Pemkot lebih dulu mengajukan lebih dahulu sebagai pemilik lahan tersebut.

 5. Adapun rencana Pembangunan Taman Wisata Religi dulu adalah masih merupakan ide, belim berupa dokumen resmi/design resmi, dan harus dibicarakan dulu sampai ke tingkat Dewan perencanaan tepatnya pada tahun 2017 dan juga keterbatasan anggaran untuk membangung taman tersebut.

Pernyataan Kapolresta Manado adalah sbb :
1. Sampai saat ini surat ijin belum diberikan kepada Makapetor untuk menjawwb surat pemebritahuan Makapetor untuk melakukan Unras.

 2. Ada indikasi Unras tersebut mengarah ke chaos, dan juga tidak akan mengijinkan penggunaan sajambjenis apapun walaupun dalam atraksi Tari Kabasaran.

3. Bahwa sesuai UU No.9 Tahun 1998, dimana salah satu pointnya adalah tidak diperbolehkan melaksanakan Unras di depan/terhadap Rumah Ibadah.

 4. Rencana Akan diusahakan untuk menggiring peserta Unras agar tidak beraksi di lahan ex Kp. Texas, melainkan ke Lapangan Tikala. 

5. Hasil Cipta Kondisi (Cipkon) oleh Kepolisian Jumlah pese rta Unras bisa menurun dan diharapkan hanya sekitar 200 Orang. 

6. Kepolisian siap mengamankan kegiatan Unras dengan di Back Up TNI. Pukul 20.45 wita,

Perwakilan/Korlap MAKAPETOR ( Masyarakat Kawanua Peduli Toleransi) datang ke Rumah dinas Walikota Manado dan difasilitasi oleh Kasat Intel Polresta Manado (Kompol. R. Dalaua).
Nama-nama Korlap/perwakilan Aliansi MAKAPETOR adalah sbb :
1. Sdr. Aura Rorong
2. Sdr. Steven Ruus
3. Sdr. Rit Eric
4. Sdr. Guntur Robot
5. Sdr. Bert Yusak
6. Sdr. Jackson Oroh
7. Sdr. Rocky Ronoko
8. Sdr. Yonfree Wonua
9. Sdr. Rizal Soleh
10. Pdt. H. Sampelan
11. Sdr. D. D. Lasut

Inti penyampain perwakilan Makapetor adalah sbb :

Akan tetap melakukan Unras tersebut dan akan melaksanakan pembongkaran pada bangunan-bangunan yang dianggap oleh mereka sebagai bangunan liar di lahan ex Kampung Texas dan akan melakukan gerakan “PAMUNGKAS”.

Adapun hasil rapat adalah :
1. Makapetor akan tetap melakukan Unras sesuai dengan yang direncanakan oleh mereka. 

2. Bahwa Pemkot, TNI dan Polri mengharapkan agar kegiatan Unras dapat berjalan dengan aman dan tertib dan kepada Makapetor agar mengurungkan niat mereka yg mereka sebut dengan gerakan “PAMUNGKAS” 

3. TNI siap mem back up Kepolisian dalam pengamanan Unras apabila terjadi tindakan-tindakan anarkis. Pukul 23.00 wita, Kegiatan rapat selesai. Pukul 23.30 Wita, semua rangkaian kegiatan selesai dalam keadaan aman.(Red)

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »

Berita Terkait

14.00.00

0 komentar:

Posting Komentar