Iklan

TERNYATA BUPATI MINSEL, TETTY PARUNTU BISA MARAH JUGA !

Posted by jhon simbuang on Selasa, 11 Oktober 2016

Satu Pejabat Jadi BUKTI Ketegasan Tetty

Amurang, Identitasnews.com - Janji Bupati Minahasa Selatan (Minsel) Christiany Eugenia Paruntu untuk “mencopot” satu pejabat, benar-benar direalisaikan. Kala itu, Tetty menyatakan akan mengganti satu orang pejabat eselon II.

“Dalam waktu dekat saya akan mengganti satu orang pejabat eselon dua. Lihat saja nanti. Yang lain nanti Bulan Desember,” kata Tetty, sekira dua bulan lalu.

“Ancaman” Tetty terealisasi pada Jumat (7/10) akhir pekan lalu.

Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Decky Keintjem, dicopot. Jabatan Keintjem diserahkan kepada Frans Tilaar dengan status Pelaksana tugas (Plt), mengingat saat ini Tilaar masih menjabat sebagai Kepala Dinas Kehutanan.
Penyerahan tugas baru kepada Kadis Kehutanan Frans Tilaar, dilakukan oleh Wakil Bupati Minsel Franky Wongkar. Menurut Wongkar, penggantian itu adalah bagian dari penyegaran untuk mempercepat jalannya pemerintahan, mencapai Minsel Hebat Berdikari Cepat.
“Penyerahan tugas baru ini adalah bagian dari penyegaran,” kata Wongkar.

ROLLING BESAR-BESARAN BULAN DESEMBER 


Rolling yang dilaksanakan Bupati Minsel melalui Wakil Bupati Franky Wongkar SH, barulah langkah awal menuju rolling yang lebih besar berikutnya. Menurut Wongkar, sebagian besar pejabat akan dirolling.
“Kalau ditanya berapa persen, ya 100 persen,” tegas dia diikuti dengan tersenyum.
Rolling besar-besaran ini kata Tetty,akan dilaksanakan pada minggu kedua Bulan Desember 2016.
Dipilihnya waktu tersebut katanya, karena beberapa proses tahapan yang harus dilalui.
“Setelah Peraturan Daerah (Perda, red-) tentang Perangkat Daerah (PD) sudah selesai, kan masih akan dievaluasi Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara. Jadi, kemungkinan besar minggu kedua Bulan Desember,” ungkap Tetty.
KINERJA JADI TOLOK UKUR Rolling besar-besaran yang nantinya akan dilakukan Bupati Minsel Christiany Paruntu dan Wakil Bupati Minsel Franky Wongkar, bukan tanpa alasan. Menurut Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Minsel Ferdinand Tiwa, rolling dilakukan karena penilaian kinerja seorang Aparat Sipil Negara (ASN).
“Tentang nama-nama yang akan diroling dan apa jabatan mereka, saya tidak tahu, karena hanya Bupati dan Wakil Bupati saja yang tahu. Namun, Bupati menyampaikan bahwa salah satu alasan pelaksanaan rolling dinilai dari kinerja,” terang Tiwa.
Seorang pejabat yang kinerjanya tidak memenuhi harapan kata dia, pasti akan dievaluasi oleh bupati. “Kalau kinerjanya tidak baik, kemungkinan besar akan dirolling. Sebab, Bupati dan Wakil Bupati mencari pejabat yang mau bekerja keras untuk kemajuan pemerintahan dan masyarakat Kabupaten Minsel,” papar Tiwa.
Selain kinerja, ada satu alasan paling krusial sehingga Bupati dan Wakil Bupati Minsel menggelar rolling. Opni Wajar Dengan Pengecualian (WDP) yang disematkan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk pengelolaan keuangan dan administrasi daerah, menjadi alasannya. "Reposisi atau mutasi seorang pejabat, sepenuhnya hak kepala daerah. Mereka yang memberikan penilaian terhadap kineja dan juga loyalitas. Termasuk pada kegagalan mendapatkan opini WTP,”(Meyvo Rumengan)

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »

Berita Terkait

18.30.00

0 komentar:

Posting Komentar