HUT SHS
Headlines News :
Home » » Men-PUPR, Gubernur Sulut Dan Bupati Minut, Pantau Langsung Proyek Bendungan Kuwil

Men-PUPR, Gubernur Sulut Dan Bupati Minut, Pantau Langsung Proyek Bendungan Kuwil

Written By jhon simbuang on Jumat, 14 Oktober 2016 | 06.00.00

Vonnie: "Awalnya pekerjaan bendungan akan rampung tahun 2020, namun menurut Pak Menteri akan dipercepat sehingga tahun 2019 sudah selesai" 

Armadidi, Identitasnews.com - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono memastikan pembangunan bendungan Kuwil akan rampung tahun 2019.
Hal ini disampaikan menteri PUPR saat perkunjungannya di lokasi mega proyek di Desa Kuwil, Kecamatan Kalawat, Minahasa Utara (Minut), Kamis (13/10) pekan lalu, saat turun lokasi, Basuki didampingi langsung gubernur Sulut, Olly Dondokambey dan Bupati Minut, Vonnie Anneke Panambunan (VAP).
Dikatakan menteri, pekerjaan Dam atau Bendungan wajib dilakukan untuk menahan lajunya air. "Waktu lalu dilaporkan banjir bandang cukup dasyat melanda wilayah ini, termasuk kota Manado. Salah satunya yang saya dengar terbukanya pintu tanggul PLTA Tanggari. Air yang begitu deras jelas berdampak terhadap banyak hal. Olehnya dengan adanya Bendungan hal itu bisa ditekan," jelas menteri.
Disisi lain ujar Basuki, banyak manfaat kalau proyek ini sudah kelar, antara lain air bisa dialirkan untuk Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) sehingga menghasilkan tenaga listrik, termasuk penyedia air bersih bagi masyarakat.
"Halnya irigasi, atau tempat rekreasi, macam-macam manfaatnya untuk kepentingan umum. Sebabnya masyarakat perlu mendukung pembangunan bendungan ini," harap menteri.

Sementara Gubernur Olly Dondokambey meyakinkan menteri soal pembebasan lahan sudah hampir rampung. "Yang pasti soal lahan tidak akan ada masalah, hal ini sangat ditunjang bupati Vonnie Panambunan bersama masyarakat Minahasa Utara, didalamnya selaku pemilik lahan," sebut gubernur.
Senada bupati Minut menerangkan rencana pembangunan mega proyek ini sempat dipresentasikan pihak Balai Besar Wilayah Sungai Sulawesi (BWSS) 1 bagian Irigasi dan Rawa.
"Awalnya pekerjaan bendungan akan rampung tahun 2020, namun menurut pak menteri akan dipercepat sehingga tahun 2019 sudah selesai," jelas VAP sapaan akrab bupati.
Halnya anggaran APBN sekitar Rp1 triliun lebih lanjut bupati didanai APBN untuk pembangunan Bendungan diatas lahan seluas 23 hektare (ha) di Desa Kuwil, Minut. "Kami sangat mengapresiasi rencana pembangunan bendungan ini. Hanya saja dalam pergantian harga lahan agar tidak bermasalah dengan masyarakat," pinta Panambunan.
Sebelumnya disebutkan Kepala BWSS I, Djidon Watania bahwa total anggaran dua paket pekerjaan terbagi atas konstruksi paket I dikerjakan PT Wika senilai Rp783.264.000.000, sementara paket II dikerjakan PT Nindya Karya senilai Rp640.341.000.000. (ADVERTORIAL/John)
Share this post :

Posting Komentar

 
Support : Redaksi | Layanan Iklan | Hubungi Kami
Copyright © 2013 - All Rights Reserved
Hosting by Manado Web Hosting Publikasi by Identitas Team
Kreasi by MWD